AKURAT.CO PT Pupuk Indonesia dan Kejaksaan Agung (Kejagung) berkolaborasi dalam mengelola lahan rampasan untuk kegiatan budidaya padi.
Kolaborasi ini nantinya dapat bermanfaat untuk meningkatkan produktivitas pertanian dalam mendukung program swasembada pangan nasional.
Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM Intel) Kejaksaan Agung, Reda Manthovani mengatakan program ini merupakan tindaklanjut dari nota kesepahaman yang telah ditandatangani pada 25 Maret 2025 antara JAM Intel, Kementerian Pertanian, Pupuk Indonesia dan Perum Bulog.
"Dimana dalam nota kesepahaman disepakati Kejaskaan akan menjadikan lahan yang dapat dimanfaatkan, Kementerian Pertanian akan menyediakan kebutuhan sarana prasana budidaya pertanian, PT Pupuk Indonesia akan menyediakan kebutuhan pupuk dan Perum Bulog akan melakukan pembelian hasil panen nanti," jelasnya dalam kegiatan Program Jaksa Mandiri Pangan di Desa Srimahi, Kec. Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (22/5/2025).
Dijelaskan Reda, hasil dari panen nantinya juga akan dimanfaatkan untuk kesejahteraan para petani bahkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung program makan bergizi gratis atau MBG. Katanya, program ini juga rencananya akan menyasar seluruh aset barang rampasan negara di seluruh Indonesia.
"Sebagai pilot project program jaksa mandiri pangan kami membeli lahan yang berlokasi di Kabupaten Bekasi berupa 414 bidang tanah dengan sekitar 330 hektare. Tanah ini merupakan hasil perampasan pekara tidak pidana korupsi Asabri atas terpidana Beni Cokro Saputro yang saat ini dibawa dikelola oleh Badan Pemulihan Aset," tuturnya.
Reda berharap, melalui Program Jaksa Mandiri Pangan ini kebutuhan pangan nasional dapat tercukupi bahkan kalau bisa stok beras mengalami surplus, sehingga Indonesia bisa mengekspor ke luar negeri. Manfaat lainnya juga dapat dirasakan langsung oleh petani.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi menyampaikan rasa terimakasihnya lantaran sudah diajak bekerja sama dalam program ini. Ia juga memastikan, pihaknya siap mendukung program yang menurutnya sebagai terobosan yang luar biasa.
"Kami dari Pupuk Indonesia, kami siap mendukung nanti kalau ada daerah-daerah lain yang bisa kita tanami, nanti sama-sama dilihat. Cocok padi ya kita tanam padi, cocok jagung-jagung, pokoknya kami siap mendukung," jelas Rahmad.
Ia juga menekankan Pupuk Indonesia selalu siap mendukung program yang berkaitan dengan ketahanan pangan.
"Karena amanah yang diamanahkan pada Pupuk Indonesia itu mendukung ketahanan pangan melalui penyediaan pupuk, dan pesticida, dan tentunya dengan teknologi yang kita miliki untuk bisa meningkatkan produksi petanian," tukas Rahmad.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









