Ekonom Minta Pemerintahan Prabowo-Gibran Wujudkan Janji 19 Juta Lapangan Kerja Lewat Aksi Nyata

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka didesak segera menyusun langkah konkret untuk merealisasikan janji kampanye mereka: menciptakan 19 juta lapangan kerja baru.
Ekonom sekaligus pakar kebijakan publik, Achmad Nur Hidayat, mengingatkan, penciptaan lapangan kerja tidak bisa hanya menjadi slogan dalam pidato atau forum politik.
“Kalau memang serius ingin menciptakan 19 juta pekerjaan, maka panggung retorika harus ditinggalkan. Saatnya pemerintah turun langsung ke lapangan dengan agenda pembangunan yang benar-benar berpihak pada rakyat,” tegas Achmad dalam keterangannya, Senin (9/6/2025).
Ia menegaskan, lapangan kerja tidak otomatis tercipta hanya karena ekonomi tumbuh.
Pemerintah harus beralih dari pola pikir “pertumbuhan dulu, lapangan kerja nanti” ke paradigma “pertumbuhan yang digerakkan oleh penciptaan pekerjaan.”
“Prioritas pembangunan harus bergeser ke wilayah pinggiran, penguatan ekonomi lokal, pemberdayaan UMKM, dan perluasan program padat karya,” ujarnya.
Baca Juga: Badan Usaha Milik Ansor Distribusikan 10.000 Ton Minyak Residu Sawit
Lebih lanjut, Achmad menekankan perlunya kebijakan yang inklusif, berbasis bukti, dan berpihak pada pekerja domestik.
Pemerintah, katanya, harus menciptakan sistem yang memperkuat posisi tenaga kerja lokal sekaligus melindungi mereka dari ancaman disrupsi ekonomi global.
“Solusinya mencakup pendidikan vokasi yang sesuai kebutuhan industri, penguatan koperasi tenaga kerja, hingga perlindungan pasar dari serbuan produk impor murah,” paparnya.
Achmad juga mengingatkan, jika janji-janji besar seperti penciptaan lapangan kerja diabaikan, kepercayaan publik terhadap pemerintahan bisa menurun drastis.
“Kita bukan sedang mengkritik demi menjatuhkan. Tapi justru ingin memastikan bahwa negara benar-benar hadir dalam kehidupan rakyat kecil, bukan sekadar hadir dalam spanduk atau pidato,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









