Gandeng KPK dan Kejaksaan, Menkop Siap Bentuk Satgas Anti Korupsi!

AKURAT.CO Kementerian Koperasi (Kemenkop) mempertegas komitmen dalam pemberantasan praktik korupsi di lingkungan kementerian dengan membentuk Satuan Tugas Anti-Korupsi.
Langkah ini ditempuh sebagai bentuk pengawalan terhadap program strategis pembentukan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi aktif dengan Kejaksaan Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) guna mengantisipasi potensi penyimpangan selama pelaksanaan program nasional tersebut.
“Kami tidak main-main. Ini soal amanah besar dan ratusan triliun dana publik. Karena itu, sinergi dengan lembaga penegak hukum sangat penting agar tidak ada celah korupsi sekecil apa pun dalam implementasinya,” tegas Budi Arie dalam arahannya kepada seluruh pegawai di Jakarta, Kamis (12/6/2025).
Baca Juga: Ingatkan Koperasi Soal Tenggat Pelaporan RAT, Kemenkop: 30 April 2025!
Pembentukan Satgas Anti-Korupsi internal ini didukung oleh penandatanganan pakta integritas seluruh pegawai, termasuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang baru bergabung.
Tentunya langkah tersebut dinilai sebagai tameng awal mencegah penyalahgunaan wewenang dalam program Kopdes Merah Putih yang saat ini telah mencapai tahap pembentukan sebanyak 79.743 unit koperasi melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus).
Menurut Budi Arie, fase pembentukan ini hanya langkah awal. Tantangan yang lebih berat akan muncul dalam tahap pengoperasian, mengingat kompleksitas tata kelola dan potensi benturan kepentingan di lapangan.
Baca Juga: Kemenkop Bantah Isu Pungutan Rp5 Juta bagi Pelatihan Pengawas Kopdes Merah Putih
“Kita butuh regulasi yang solid, mitigasi risiko yang cermat, serta sistem operasional berbasis digital yang transparan. Tiga fondasi ini adalah benteng utama agar program tidak dibajak oleh kepentingan sempit,” kata dia.
Dengan langkah preventif tersebut, Kemenkop berharap dapat menanamkan budaya kerja bersih dan akuntabel yang menjadi fondasi menuju kebangkitan koperasi sebagai sokoguru ekonomi nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









