AKURAT.CO Usai resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada akhir 2024, PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY), pengelola jaringan ritel MR.D.I.Y. Indonesia, menunjukkan keseriusannya dalam membangun fondasi tata kelola yang kuat.
Hal ini tercermin dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perdananya, di mana berbagai keputusan strategis diambil, tidak hanya soal alokasi laba tetapi juga penguatan struktur kepengurusan.
Dalam RUPST tersebut, pemegang saham menyetujui alokasi sebesar 11,73% dari laba bersih tahun buku 2024, yakni sekitar Rp125,5 miliar, sebagai cadangan wajib. Sementara itu, 88,27% atau sekitar Rp943,29 miliar ditetapkan sebagai laba ditahan untuk menopang kebutuhan ekspansi dan penguatan internal.
Direktur Utama MDIY, Edwin Cheah, menyebut bahwa pengelolaan keuangan yang hati-hati merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap transparansi dan keberlanjutan jangka panjang.
"Dengan kepercayaan pemegang saham, MDIY akan terus membangun fondasi solid untuk strategi pertumbuhan berkelanjutan," ujar Edwin dalam keterangannya, Sabtu (14/6/2025).
Pengelolaan laba yang cermat ini juga mencerminkan kesadaran Perseroan akan pentingnya menyeimbangkan antara distribusi keuntungan dan kesiapan untuk menghadapi tantangan pasar ke depan.
Edwin menambahkan, strategi keuangan MDIY dirancang untuk memberikan nilai jangka panjang tidak hanya bagi pemegang saham, tetapi juga pelanggan, mitra bisnis, dan seluruh pemangku kepentingan.
Selain itu, RUPST juga menjadi momen evaluasi terhadap penggunaan dana hasil penawaran umum perdana (IPO) yang berhasil menghimpun Rp4,16 triliun. Dana tersebut diperoleh dari pelepasan 2,52 miliar saham dengan harga Rp1.650 per lembar pada Desember 2024. Peninjauan ini dilakukan sesuai dengan Peraturan OJK No. 30/POJK.04/2015.
Langkah strategis lainnya adalah penunjukan Loh Kok Leong sebagai Komisaris baru Perseroan. Dengan pengalaman lebih dari dua dekade di sektor konsultan bisnis, termasuk sebagai Managing Director Boston Consulting Group (BCG), Loh dinilai mampu memberikan kontribusi besar dalam penguatan tata kelola dan pengawasan strategis.
“Pengalaman beliau dalam transformasi dan pertumbuhan strategis di Asia Tenggara akan memperkuat kapabilitas pengawasan MDIY serta mendukung pendekatan yang seimbang dan visioner dalam ekspansi jangka panjang,” kata Edwin.
Perseroan juga mendapatkan persetujuan untuk memberikan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada jajaran Direksi dan Komisaris atas pelaksanaan tugas mereka selama tahun 2024, berdasarkan laporan keuangan konsolidasian yang telah diaudit.
Tak hanya itu, pemegang saham memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk kantor akuntan publik independen yang memiliki rekam jejak global, dalam rangka menjamin tata kelola dan transparansi audit keuangan perusahaan.
Langkah-langkah ini dinilai sebagai cerminan komitmen MDIY dalam membangun struktur perusahaan yang tidak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga pada keberlanjutan, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal










