Akurat
Pemprov Sumsel

Dongkrak Konsumsi Rumah Tangga, Target Transaksi Holiday Sale 2025 Tembus Rp60 Triliun

Hefriday | 14 Juni 2025, 22:21 WIB
Dongkrak Konsumsi Rumah Tangga, Target Transaksi Holiday Sale 2025 Tembus Rp60 Triliun

AKURAT.CO Kementerian Perdagangan menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Holiday Sale 2025, sebuah program belanja nasional yang digagas Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo).

Program ini secara resmi diluncurkan pada Jumat (13/6/2025) di Indomaret Fresh Drive-Thru, Tangerang Selatan, oleh Menteri Perdagangan Budi Santoso dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Dalam sambutannya, Menteri Budi Santoso, yang akrab disapa Mendag Busan, mengungkapkan bahwa Holiday Sale 2025 menjadi momentum penting untuk mendorong konsumsi dalam negeri, khususnya terhadap produk-produk buatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
 
Ia menekankan pentingnya sinergi antara ritel modern dan UMKM sebagai kekuatan ekonomi domestik.
 
“Kami berharap program Holiday Sale 2025 tidak hanya meningkatkan daya beli masyarakat, tetapi juga membuka lebih banyak peluang bagi produk UMKM untuk hadir di rak-rak ritel modern di seluruh Indonesia,” ujar Mendag dalam keterangannya, Sabtu (14/6/2025). 
 
 
Holiday Sale 2025 akan digelar selama satu bulan, mulai 13 Juni hingga 13 Juli 2025. Program ini menjadi bagian dari rangkaian acara menyambut Hari Ritel Nasional yang puncaknya akan berlangsung pada 8–11 November 2025. 
 
Beragam diskon dan penawaran khusus akan disediakan untuk menarik minat belanja masyarakat selama periode tersebut.
 
Dalam peluncuran ini, Mendag Busan juga menyampaikan bahwa Kemendag mendukung berbagai upaya peningkatan kualitas produksi dan kemampuan pemasaran UMKM.
 
Ia menilai Holiday Sale 2025 dapat menjadi wadah transformasi ritel yang inklusif dan digital, serta memperkuat daya saing produk lokal di pasar global.
 
Mendag Busan optimistis program ini dapat berkontribusi signifikan terhadap ekonomi nasional. Ia bahkan menargetkan nilai transaksi domestik selama program berlangsung bisa mencapai Rp60 triliun.
 
Menurutnya, target tersebut realistis mengingat antusiasme masyarakat dan komitmen para pelaku usaha ritel.
 
Usai acara peluncuran, Mendag Busan melakukan konferensi video dengan anggota Aprindo di berbagai daerah.
 
Saat berbincang dengan perwakilan Alfamart Solo, ia mendapati bahwa program diskon dan promosi akhir pekan terbukti efektif dalam meningkatkan konsumsi masyarakat di ritel modern. 
 
Bahkan, Alfamart Solo tengah menyiapkan kurasi produk UMKM untuk mengisi rak-rak toko di wilayah tersebut.
 
Mendag juga meninjau stan mini produk binaan Kemendag yang telah berhasil masuk ke gerai Indomaret. Produk-produk tersebut meliputi aneka keripik, kue kering, dan jajanan tradisional yang dikemas menarik dengan merek asli UMKM. 
 
Dirinya juga mengapresiasi keberadaan rak khusus UMKM di Indomaret Fresh Drive-Thru yang menampilkan camilan lokal dengan kemasan kekinian.
 
Sementara itu, Menko Airlangga menyatakan bahwa kekuatan ekonomi Indonesia salah satunya bertumpu pada resiliensi konsumsi domestik.
 
Ia menekankan bahwa peningkatan konsumsi terhadap produk buatan dalam negeri akan membantu memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika global.
 
“Resiliensi ekonomi domestik menjadi keunggulan kita dibanding negara-negara ASEAN lainnya. Oleh karena itu, konsumsi dalam negeri, termasuk terhadap produk UMKM, harus terus didorong,” ujar Airlangga.
 
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Aprindo Solihin menyampaikan deklarasi dukungan terhadap pengembangan dan kolaborasi UMKM dengan ritel modern.
 
Salah satu poin penting dalam deklarasi tersebut adalah komitmen ritel untuk memberikan ruang dan pembinaan bagi produk UMKM agar bisa bersaing secara berkelanjutan.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa