Kontribusi Pertamina di Balik Peningkatan Produksi Blok Cepu
Camelia Rosa | 27 Juni 2025, 13:44 WIB

AKURAT.CO Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto telah meresmikan pengoperasian peningkatan produksi minyak 30 Ribu Barel Blok Cepu.
"Kita sangat bersyukur, bangsa Indonesia diberi karunia potensi-potensi dan kekayaan yang luar biasa. Saya telah memberi target untuk menjadi swasembada energi dan hasilnya sudah menunjukkan produksi kita meningkat luar biasa," jelas Presiden Prabowo pada kegiatan peresmian secara daring, Kamis (26/6/2025).
Menurut Prabowo, energi bagian yang penting dalam kedaulatan bangsa. "Kita bersyukur memiliki sumber-sumber energi yang luar biasa," tegasnya.
Di kesempatan terpisah, Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri mengungkapkan perseroan terus mendorong Pertamina Group untuk produktif mendukung ketahanan dan swasembada energi.
Proyek pengeboran di lapangan Banyu Urip Infill Clastic (BUIC) menggunakan rig canggih yang dirancang dan dibangun di dalam negeri yang menunjukkan kemampuan dan inovasi nasional dalam operasi hulu migas.
"Proyek ini menunjukkan bagaimana inovasi dan kolaborasi dapat meningkatkan produksi serta mendukung pencapaian target produksi nasional," jelas Simon.
Sementara itu, Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso menambahkan, Pertamina berhasil melakukan pengeboran 7 sumur baru di lapangan Banyu Urip yang dijalankan sejak April 2024 dan selesai dalam 10 bulan, lebih cepat dari target. Sumur-sumur BUIC diperkirakan akan menghasilkan produksi hingga 30.000 barel per hari.
Menurutnya peningkatan produksi minyak di Blok Cepu didukung keberhasilan Pertamina melalui anak usahanya PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) yang sukses menuntaskan proyek pengeboran di BUIC.
Proyek pengeboran BUIC merupakan tonggak penting dalam meningkatkan produksi dari lapangan Banyu Urip dan memaksimalkan produksi minyak yang ada di Indonesia.
"Rata-rata produksi tahunan Blok Cepu pada tahun 2025 diperkirakan akan melampaui 150.000 barel per hari dan dengan penambahan dari sumur BUIC, produksi puncak diperkirakan akan mencapai 170.000 – 180.000 barel per hari," terang Fadjar.
Sebagai informasi, Blok Cepu merupakan Kontrak Kerja Sama (KKS) mencakup wilayah kontrak di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, serta Bojonegoro dan Tuban, Jawa Timur.
PT Pertamina EP Cepu memegang 45% Participating Interest (PI) Blok Cepu, 45% dipegang oleh ExxonMobil Cepu Limited yang juga bertindak sebagai Operator Blok Cepu dan 10% kepemilikan BUMD yang tergabung dalam Badan Kerja Sama (BKS) Blok Cepu.
Blok ini menyumbang lebih dari 25 persen dari total produksi minyak nasional, menjadikannya salah satu aset penghasil minyak paling strategis di Indonesia.
Peresmian Peningkatan Produksi Minyak 30 Ribu Barrel Blok Cepu turut dihadiri oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan dan President of ExxonMobil Indonesia Wade Floyd.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









