PKK dan Kemenkop Dorong Koperasi Jadi Tulang Punggung Ekonomi Gotong Royong

AKURAT.CO Pemerintah tengah membangun model ekonomi gotong royong berbasis komunitas lokal melalui penguatan koperasi desa.
Upaya ini diperkuat lewat sinergi antara Kementerian Koperasi dan UKM dengan Tim Penggerak PKK sebagai mitra strategis dalam pemberdayaan ekonomi keluarga.
Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi, menekankan bahwa koperasi tidak hanya menjadi alat ekonomi, tetapi juga sarana memperkuat solidaritas sosial di masyarakat.
“Koperasi, khususnya Kopdes/Kopkel Merah Putih, adalah cerminan ekonomi kerakyatan. Keterlibatan PKK akan mengakselerasi dampaknya di tingkat desa,” ujar Budi Arie dalam Rakernas ke-10 TP PKK di Samarinda, Selasa (8/7/2025).
Baca Juga: Menkop Budi Arie Sebut Kopdes Merah Putih Bakal Terlibat di Program 3 Juta Rumah
Menurut Budi, kader PKK memiliki kekuatan pada kapasitas sosial, pengalaman pemberdayaan masyarakat, dan jaringan yang merata hingga ke akar rumput.
Dengan melibatkan PKK dalam koperasi, pemerintah menargetkan peningkatan kesejahteraan keluarga melalui program-program seperti Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K).
Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian, menyatakan bahwa PKK siap menjadi bagian dari transformasi ekonomi lokal berbasis gotong royong.
“Anggota PKK bukan hanya pendamping keluarga, tapi juga mampu memimpin dan mengelola koperasi. Ini model baru pemberdayaan perempuan yang berbasis komunitas,” katanya.
Baca Juga: Pemerintah Rangkul HKTI dalam Program 80.000 Kopdes Merah Putih
Program ini juga dinilai mampu menjawab tantangan pembangunan ekonomi pascapandemi dan ketimpangan akses usaha. Dengan tujuh gerai utama Kopdes/Kopkel Merah Putih, sinergi ini diharapkan menjadi tulang punggung ekonomi desa berbasis keadilan sosial.
Tri menambahkan bahwasanya koperasi desa yang dikelola perempuan bukan hanya menumbuhkan kemandirian ekonomi keluarga, tetapi juga memperkuat ketahanan komunitas secara menyeluruh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









