Direktur Paviliun Indonesia, Rahmat Mulianda, menjelaskan perayaan kemerdekaan kali ini sengaja dirancang untuk memberi kesan mendalam, baik bagi masyarakat Indonesia di Jepang maupun pengunjung internasional.
“Selama dua hari, Paviliun Indonesia menghadirkan nuansa khas kemerdekaan yang berkesan di panggung dunia,” ujarnya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (18/8/2025).
Rangkaian acara dimulai pada 16 Agustus dengan penampilan tari tradisional yang memperlihatkan kekayaan budaya Nusantara.
Setelah itu, kelompok seni teater Papermoon Theatre tampil membawakan karya kontemporer yang penuh makna, sebelum ditutup dengan konser dari grup idola JKT48 yang sukses menarik banyak penonton muda.
Puncak perayaan berlangsung pada 17 Agustus dengan upacara penghormatan bendera Merah Putih di area Paviliun Indonesia. Sebanyak 50 peserta, terdiri dari tamu undangan dan staf paviliun, ikut serta dalam upacara tersebut.
“Merasakan menit-menit yang sangat berkesan. Kali ini kami dapat melaksanakan upacara kemerdekaan di Paviliun Indonesia, sesuatu yang berbeda dari biasanya,” kata Rahmat.
Dalam momentum itu, Paviliun Indonesia juga mengundang perwakilan negara sahabat, termasuk pimpinan paviliun Australia dan India.
Mereka turut hadir dalam syukuran pemotongan tumpeng yang menjadi tradisi khas Indonesia setiap merayakan hari besar. Kehadiran negara tetangga ini sekaligus memperkuat hubungan diplomasi melalui jalur budaya.
Selepas upacara, suasana kemerdekaan semakin semarak dengan penampilan kedua Papermoon Theatre yang kembali menghibur pengunjung.
Tidak hanya itu, sejumlah perlombaan khas 17 Agustus juga digelar, mulai dari joget balon berpasangan, memasukkan pensil ke dalam botol, hingga permainan sambung gambar. Aktivitas ini berhasil menghadirkan nuansa perayaan rakyat Indonesia di tanah rantau.
Acara penutup kembali menghadirkan JKT48 yang tampil energik di hadapan ribuan pengunjung. Penampilan tersebut menjadi magnet utama, sekaligus menutup rangkaian perayaan HUT ke-80 RI dengan penuh keceriaan.
Menurut catatan resmi, Paviliun Indonesia pada hari puncak kemerdekaan dikunjungi oleh 29.129 orang. Dengan tambahan itu, total pengunjung sejak pembukaan pada April 2025 telah mencapai 2.024.099 orang.
Angka ini menunjukkan besarnya antusiasme publik internasional terhadap kehadiran Paviliun Indonesia di World Expo Osaka.
Rahmat menegaskan bahwa perayaan kemerdekaan di paviliun tidak hanya dimaknai sebagai ajang hiburan, melainkan juga sarana diplomasi budaya.
“Ribuan pengunjung berkesempatan menyaksikan langsung keunikan budaya Indonesia, sekaligus merasakan atmosfer kebanggaan bangsa,” tuturnya.