AKURAT.CO BP-AKR akan mengevaluasi rencana pembukaan 10 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) baru.
Presiden Direktur BP-AKR, Vanda Laura mengatakan masih melihat situasi dan kondisi ditengah kurangnya ketersediaan pasokan bahan bakar
“Ya untuk saat ini tentunya kan masih melihat situasi dan kondisi. Kalau misalnya SPBU kami buka pun juga kalau enggak ada barangnya kan juga sayang ya,” kata Vandra saat ditemui di Kementerian ESDM dikutip, Kamis (11/9/2025).
Vandra menambahkan, secara infrastruktur, sejumlah SPBU baru milik BP-AKR sebenarnya sudah siap beroperasi. Namun, pintu operasional belum dibuka hingga kepastian pasokan benar-benar terjamin.
“Sebenarnya kalau misalnya mau dilihat SPBU-nya apakah sudah dibangun, sudah ada. Tinggal dibuka pintunya,” tuturnya.
Baca Juga: BP-AKR Buka Peluang Beli BBM dari Kilang Pertamina
Adapun BP-AKR Fuels Retail menargetkan penambahan lebih dari 10 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) baru sepanjang tahun 2025.
Sejak beroperasi pertama kali di tahun 2018, jumlah jaringan SPBU bp yang dioperasikan oleh BP-AKR terus bertambah. Saat ini, BP diketahui telah mengoperasikan 67 SPBU bp yang tersebar di wilayah Jabodetabek, Banten, Jawa Barat dan Jawa Timur.
Kelangkaan Stok
BP-AKR membenarkan kosongnya ketersedian produk bahan bakar minyak (BBM) di beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) milik mereka.
Presiden Direktur BP-AKR, Vanda Laura mengatakan sejumlah SPBU bp mengalami keterbatasan pasokan bahan bakar minyak (BBM), khususnya untuk produk BP Ultimate dan BP 92.
“Sehingga (SPBU bp) tidak dapat melayani penjualan produk BBM secara lengkap,” kata Vandra kepada Akurat.co, Rabu (27/8/2025).
Vandra melanjut, seluruh SPBU bp akan tetap beroperasi untuk menyediakan produk BBM yang masih tersedia serta layanan lainnya. Sebab, Vandra menegaskan bahwa pihaknya memahami pentingnya ketersediaan BBM bagi masyarakat dalam mendukung mobilitas sehari-hari.
Maka dari itu, BP-AKR kata Vandra tengah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengatasi keterbatasan tersebut.
“Untuk itu BP-AKR berkomitmen memulihkan ketersediaan stok BBM sekaligus mengoptimalkan distribusi, mencari alternatif pasokan dalam negeri, serta menyiapkan skenario operasional agar layanan pelanggan tetap terjaga,” ujar Vandra.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal










