PT Timah Tawarkan Kerja Sama Penambangan Laut Mitra Potensial

AKURAT.CO PT Timah Tbk membuka peluang kerja sama kemitraan tambang yang terbuka bagi para mitra potensial khusunya penambangan di Laut dengan Kapal Isap Produksi.
Inisiatif ini diharapkan dapat mendorong partisipasi pelaku usaha sekaligus memastikan pengelolaan sumber daya alam dilakukan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Kerja sama ini ditawarkan dengan skema yang saling menguntungkan, didukung oleh legalitas yang kuat, pengawasan profesional, serta kepastian penyerapan hasil produksi.
Corporate Secretary PT Timah Tbk, Rendi Kurniawan mengatakan program kemitraan ini menjadi salah satu strategi perusahaan dalam meningkatkan kinerja produksi dan keterlibatan pemangku kepentingan sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pelaku usaha lokal.
"Kera sama kemitraan penambangan dilakukan berdasarkan Peraturan Direksi Nomor 0017 Tahun 2025 tentang Pedoman Kerja sama Penambangan Program Kemitraan dan Kerja sama Penambangan Timah Alluvial Serta Mineral Ikutan Timah,” kata Rendi dalam keterangannya, Selasa (21/10/2025).
Peraturan Direksi ini merupakan upaya untuk menjunjung tinggi nilai integritas dan mencegah konflik kepentingan, meningkatkan efisiensi teknis, serta mengoptimalkan pemanfaatan sistem digital melalui pengadaan.com dan aplikasi Mining Contractor Online System (MCOS) dalam proses kemitraan tambang.
Dalam proses pemilihan mitra penambangan PT Timah melibatkan berbagai Divisi di lingkungan PT Timah seperti Division Exploration & Production Planning, Divisi Procurement, Divisi HSE & Sustainability, Divisi Engineering & Operation Excellence, Divisi Mine Support dan Wilayah/Area.
“Perusahaan membuka peluang kemitraan tambang dengan prinsip transparansi dan keberlanjutan. Melalui kerja sama ini, Perusahaan ingin menciptakan ekosistem pertambangan yang sehat, adil, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat maupun negara,” ujar Rendi.
Rendi menjelaskan, calon mitra yang berminat dapat mendaftarkan diri melalui prosedur resmi yang telah ditetapkan perusahaan sebelum tanggal 31 Oktober 2025.
Proses seleksi dilakukan secara transparan untuk memastikan mitra memiliki integritas, kapasitas teknis, serta komitmen pada praktik pertambangan yang sesuai regulasi.
Jenis kerja sama yang akan dimitrakan yakni penambangan timah alluvial dan mineral ikutan timah dengan menggunakan Kapal Isap Produksi. Lokasi penambangan yang akan dilakukan yakni di Pulau Bangka dan Kundur.
Adapun kriteria mitra usaha yang dibutuhkan yakni; memiliki pengalaman dalam kegiatan penambangan timah, memiliki sumber daya yang memadai baik tenaga kerja maupun peralatan, beritegritas, profesional, dan memiliki komitmen tinggi terhadap keberlanjutan operasi.
"Tranparansi dalam kemitraan tambang diharapkan dapat memberi nilai ekonomi bagi masyarakat sekaligus berkontribusi pada pengelolaan sumber daya alam yang lebih bijak dan berkelanjutan," tutur Rendi.
Berikut Tata Cara Pendaftaran Mitra Tambang PT Timah Tbk
1. Registrasi vendor dan pengisian data administrasi/legalitas dilakukan melalui: www.pengadaan.com (PDC).
2. Setelah berstatus aktif di PDC, lanjutkan login ke https://mcos.pttimah.co.id/
3. Unggah dokumen teknis sesuai jenis tambang yang dipilih 4. Batas waktu pendaftaran dan kelengkapan dokumen hingga dinyatakan lolos kualifikasi adalah sampai dengan tanggal 12 September.
Proses Pendaftaran Mitra Tambang Melalui Aplikasi MCOS :
1. Pendaftaran dan pengisian data oleh mitra tambang melalui aplikasi
2. Approval pendaftaran
3. Verifikasi dokumen melalui Aplikasi
4. Analisa Teknik
5. Proses Otorisasi di Aplikasi
6. Persetujuan SP dan SPK
7. Cetak Dokumen
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








