ESDM Bangun PLTMH 500 kW di Arfak, Warga Papua Nikmati Listrik 24 Jam

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memulai proses groundbreaking Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Anggi II dengan kapasitas 500 kW di Pegunungan Arfak Papua Barat.
Selain itu, Kementerian ESDM juga meresmikan PLTMH Anggi I di Pegunungan Arfak Papua Barat dengan kapasitas 150 kW.
Proyek ini diumumkan langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia pada, Rabu (29/10/2025) yang dilaksanakan secara terpusat di Desa Wolaang, Kec. Langowan Timur, Kab. Minahasa, Sulawesi Utara.
Baca Juga: Smelter Amman Alami Kerusakan, ESDM Buka Peluang Izin Ekspor
Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Eniya Listiani Dewi mengatakan, pembangunan PLTMH Anggi Tahap II ini merupakan lanjutan dari program sebelumnya yang telah berhasil mengaliri listrik ke sejumlah wilayah di kawasan pegunungan tersebut.
“Dengan dana Kementerian ESDM berikutnya, kami membangun 500 kilowatt PLTMH Anggi Tahap II, yang nantinya akan mengaliri listrik untuk 2.700 pelanggan,” kata Eniya dikutip, Kamis (30/10/2025).
Sebelum proyek ini berjalan, masyarakat Pegunungan Arfak masih bergantung pada pembangkit diesel yang hanya beroperasi enam jam per hari.
Melalui proyek PLTMH tahap kedua ini, masyarakat akan menikmati listrik 24 jam penuh, sepenuhnya dari sumber energi baru terbarukan (EBT).
“Dan nantinya bisa mengaliri rumah tangga menjadi 24 jam dan sepenuhnya dari energi baru terbarukan,” ujar Eniya.
Baca Juga: Dukung Program K3 Nasional ESDM, NHM Laksanakan Simulasi Tumpahan Sianida di Area Tambang Gosowong
Dari sisi ekonomi, Eniya menambahkan dengan beroperasinya PLTMH Anggi Tahap II, penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dapat dihemat hingga Rp6,7 miliar per tahun.
“Dan dengan demikian nanti di daerah Pegunungan Arfak ini satu kabupaten dapat total 100 persen menghilangkan penggunaan diesel,” tambahnya.
Adapun, PLTMH Anggi saat ini dikelola melalui mekanisme Serah Terima Operasi antara Pemda Pegunungan Arfak dengan PLN UIW Papua dan Papua Barat.
Model pengelolaan seperti ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian energi dan pengelolaan keberlanjutan terhadap infrastruktur yang telah dibangun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







