KAI Gelar Inspeksi Jalur Jelang Nataru 2026, Pastikan Layanan Aman dan Nyaman
Dedi Hidayat | 3 Desember 2025, 17:37 WIB

AKURAT.CO PT Kereta Api Indonesia (Persero) melaksanakan inspeksi jalur secara menyeluruh menggunakan Kereta Api Inspeksi (KAIS) guna memastikan kesiapan prasarana dan layanan di stasiun menjelang Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Kegiatan berlangsung pada 2 hingga 4 Desember 2025 dan meliputi lintas utara serta selatan Pulau Jawa. Pemeriksaan ini menjadi langkah penting untuk menjaga keandalan perjalanan selama 18 hari masa angkutan Nataru yang berlangsung pada 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa pemeriksaan dilakukan secara detail pada seluruh unsur operasional untuk memastikan jalur dan fasilitas berada pada kondisi terbaik. Bobby menegaskan bahwa penguatan ini dipersiapkan agar pelanggan dapat menikmati perjalanan yang aman, lancar, dan nyaman pada periode libur akhir tahun.
“Kami menempatkan keselamatan sebagai tujuan utama. Inspeksi ini difokuskan pada kondisi jalur, sinyal, jembatan, serta kesiapan fasilitas stasiun agar seluruh perjalanan dapat berlangsung optimal,” kata Bobby dikutip dari laman KAI, Rabu (3/12/2025).
Inspeksi dilakukan melalui dua lintas utama di Pulau Jawa. Pada jalur utara, KAIS bergerak dari Stasiun Gambir menuju Cikampek, Cirebon, Tegal, Semarang Tawang, Cepu, Surabaya Pasar Turi, Surabaya Gubeng, Bangil, Jember, Kalisetail, Ketapang, lalu kembali menuju Surabaya Gubeng melalui lintasan yang sama.
Pada lintas selatan, perjalanan dimulai dari Bandung melalui Warungbandrek, Cipeundeuy, Karangpucung, Banjar, Gandrungmangun, Kroya, Purwokerto, Kutoarjo, Yogyakarta, Solo Balapan, Walikukun, Madiun, Tulungagung, Blitar, Wlingi, Malang Kota Lama, Malang, Sengon, Bangil, hingga tiba di Surabaya Gubeng. Seluruh stasiun dan titik operasional dipantau langsung guna memastikan kesiapan layanan dan kondisi fasilitas.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba menjelaskan bahwa inspeksi bersama DJKA Kemenhub dan KNKT merupakan bentuk koordinasi intensif dalam menjaga kesiapan prasarana dan layanan menjelang periode mobilitas yang meningkat. Pemeriksaan mencakup jalur, sarana, dan kesiapan stasiun dalam melayani kebutuhan pelanggan selama Nataru.
“Antisipasi aspek keselamatan serta penguatan layanan pelanggan terus kami perkuat agar perjalanan berlangsung aman dan nyaman bagi pelanggan pada musim liburan ini,” ujar Anne.
KAI juga meningkatkan keandalan prasarana melalui pemasangan 84.525 meter rel baru untuk menjaga stabilitas jalur. Sebanyak 189.883 meter kubik batu kricak turut ditambahkan sebagai pondasi peredam getaran, serta 12.084 batang bantalan sintetis ditempatkan pada jembatan berstruktur baja guna mendukung daya tahan jalur dalam jangka panjang.
Untuk memperkuat kesiapan operasional, KAI menempatkan 19 lokomotif, 17 kereta pembangkit, dan 3 crane pada titik strategis. Sebanyak 2.483 petugas tambahan juga disiagakan, mulai dari pemeriksa jalur, penjaga perlintasan, petugas layanan pelanggan, petugas kebersihan, hingga petugas keamanan.
Pusat Posko Terpadu Nataru beroperasi penuh sebagai pusat pengawasan layanan dan keselamatan secara real time di seluruh wilayah kerja.
Anne menegaskan bahwa seluruh rangkaian persiapan diarahkan agar perjalanan pada masa libur akhir tahun berlangsung nyaman dan terkoneksi dengan baik antarwilayah. Dirinya menekankan bahwa koordinasi seluruh unsur operasional menjadi fondasi penting dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.
“Inspeksi ini memastikan kesiapan rel, perlintasan, sarana, dan fasilitas stasiun agar layanan kepada pelanggan berjalan optimal. Semangat Nataru Terhubung kami hadirkan melalui kesiapan prasarana dan layanan yang mendorong kelancaran mobilitas masyarakat dari berbagai daerah,” tutur Anne.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









