ESDM Ungkap Nasib Proyek Kilang Tuban di Tengah Ancaman Sanksi AS

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) buka suara perihal kelanjutan dari proyek grass root refinery (GRR) Kilang Tuban di Jawa Timur.
Adapun, GRR Kilang Tuban di Jawa Timur proyek yang melibatkan perusahaan migas asal Rusia, PJSC Rosneft Oil Company. Akan tetapi, saat ini perusahaan asal Rusia ini tengah menghadapi ancaman sanksi baru dari Amerika Serikat (AS).
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa proyek ini masih dalam pembahasan oleh PT Pertamina. Dirinya menyebut, akan ada keputusan yang akan diambil pada pertengahan bulan ini.
Baca Juga: Imbas Banjir, 23 IUP di Aceh hingga Sumbar Masuk Radar Evaluasi Kementerian ESDM
"Rosneft lagi dilakukan pembahasan dengan Pertamina. Nanti di pertengahan bulan ini baru ada keputusan," kata Bahlil saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Senin (8/12/2025).
Diberitakan sebelumnya, PT Pertamina (Persero) memastikan perusahaan migas asal Rusia, PJSC Rosneft Oil Company tetap akan menjadi partner dalam proyek grass root refinery (GRR) Kilang Tuban di Jawa Timur.
Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri mengatakan bahwa proyek Kilang Tuban masih berada pada tahap Final Investment Decision (FID).
“Kilang tuban saat ini kita dalam proses FID ya, Final Investment Decision, nanti setelah itu baru akan kita nilai apakah feasible untuk kita lanjutkan,” kata Simon saat ditemui di Kementerian ESDM, Senin (10/11/2025).
Terkait dengan penyelesaian FID, Simon belum bisa menjawab secara gamblang. Namun, dirinya menjanjikan akan ada kabar terbaru pada awal Desember 2025.
“kemungkinan kita melihat awal Desember ya, kita akan update lagi ya,” ucapnya.
Baca Juga: Amankan Pasokan LPG di Sumatera, Tim Siaga Bencana Kementerian ESDM Lakukan Distribusi Laut–Darat
Saat ditanya mengenai keberlanjutan kerja sama dengan mitra sebelumnya, Simon menegaskan bahwa hingga saat ini Pertamina masih bekerja dengan partner yang sama.
Adapun, Rosneft merupakan perusahaan asal Rusia yang terlibat dalam proyek grass root refinery (GRR) Kilang Tuban di Jawa Timur bersama PT Pertamina (Persero).
“Sejauh ini masih dengan partner yang lama (Rosneft),” tutur Simon.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








