SIBANGKOM Diluncurkan, LAN RI Revolusi Sistem Kompetensi ASN Nasional

AKURAT.CO Transformasi digital kembali menjadi tema sentral dalam peningkatan kualitas SDM aparatur.
Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI meluncurkan percepatan besar melalui SIBANGKOM, platform digital yang diklaim mampu merevolusi layanan pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh Indonesia.
SIBANGKOM diperkenalkan sebagai gerbang layanan terpadu yang mengintegrasikan seluruh proses pembelajaran ASN dalam satu ekosistem.
Mulai dari pemetaan kebutuhan pelatihan, akses materi, hingga sistem monitoring kini digabungkan dalam skema digital yang memungkinkan ASN belajar lebih fleksibel.
Baca Juga: Perkuat Kepemimpinan ASN melalui Rakornas PKA dan PKP 2025
Kepala LAN RI, Muhammad Taufiq, mengatakan SIBANGKOM bukan lagi sekadar inovasi digital, tetapi fondasi transformasi yang mendefinisikan ulang cara ASN meningkatkan kompetensinya.
“Melalui SIBANGKOM dan konsep Learning Marketplace, kami ingin memastikan setiap ASN memiliki kesempatan setara untuk mengakses materi pembelajaran kapan saja dan di mana saja,” ujar Taufiq dalam Media Gathering & Ekspose Kinerja LAN di Jakarta, Rabu (10/12).
Learning Marketplace memuat berbagai modul yang bisa diakses ASN layaknya membeli kebutuhan di e-commerce. Sementara Learning Wallet berfungsi sebagai dompet digital yang menyesuaikan jatah pembelajaran ASN agar lebih terukur dan merata.
Konsep ini dipandang sebagai jawaban atas tantangan disparitas kompetensi antara ASN pusat dan daerah. Dengan sistem berbasis digital, kesenjangan akses pelatihan bisa ditekan sekaligus meningkatkan kecepatan adaptasi ASN terhadap kebutuhan birokrasi modern.
Baca Juga: ASN Pemkot Semarang Kompak Galang Dana untuk Aceh, Sumut, Sumbar
Tidak hanya itu, LAN memastikan seluruh kurikulum pada “ASN Corporate University” telah diharmonisasi dengan program prioritas pemerintahan baru, seperti pengentasan kemiskinan, Makan Bergizi Gratis, dan Sekolah Unggulan. Materi pelatihan dirancang secara agile agar mudah diperbarui ketika isu strategis berkembang.
Dalam penjelasannya, LAN juga menunjukkan capaian kinerja keuangan yang stabil. Hingga 5 Desember 2025, realisasi anggaran LAN mencapai Rp 271,9 miliar atau 82,35 persen, yang mencerminkan efektivitas penggunaan anggaran di tengah proses transformasi digital yang masif.
Transformasi ini, menurut LAN, menjadi langkah awal menuju birokrasi yang makin responsif, adaptif, dan mampu bersaing di level global. ASN diharapkan tidak hanya kuat dalam teknis, tetapi juga memiliki soft skill yang relevan dengan tantangan zaman.
Menutup paparan, Taufiq mengajak seluruh instansi pemerintah memperkuat kolaborasi untuk mewujudkan standar kompetensi ASN yang selaras secara nasional. “Dengan semangat Collaborate to Elevate, kita bangun birokrasi berkelas dunia demi Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








