Rocket Youthpreneur Jadi Pemasok Talenta bagi 80.000 Kopdes Merah Putih

AKURAT.CO Program Rocket Youthpreneur 2025 dinilai menjadi sumber talenta wirausaha yang dibutuhkan dalam menghidupkan ekosistem 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih yang sedang digenjot pembangunannya oleh Kementerian Koperasi.
Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menilai generasi muda peserta program ini memiliki kemampuan inovasi dan adaptasi yang tinggi, sehingga dapat memperkuat peran koperasi desa sebagai pusat kegiatan ekonomi rakyat.
“Rocket Youthpreneur melahirkan wirausaha muda yang siap masuk ke industri. Kita ingin talenta-talenta ini bermitra dan menggerakkan koperasi desa,” kata Ferry dalam acara Graduation and Awarding Rocket Youthpreneur 2025 di Main Hall BEI, Kamis (11/12).
Baca Juga: Menkop Ferry: Milad 120 Tahun Syarikat Islam Momentum Perkuat Ekonomi Umat
Ferry menjelaskan, Kopdes Merah Putih tengah disiapkan menjadi ekosistem ekonomi baru dari bawah. Dengan adanya program inkubasi seperti Rocket Youthpreneur, kolaborasi antara koperasi dan pelaku usaha muda diyakini akan mempercepat lahirnya industri berbasis desa.
“Koperasi harus menjadi offtaker produk masyarakat desa, dan anak muda punya kreativitas untuk membuat produk-produk itu naik kelas,” ujarnya.
Kopdes nantinya tidak hanya menjadi pusat distribusi, tetapi juga akan bekerja sama dengan perusahaan permesinan untuk mendukung produksi masyarakat.
Akan Ada 80.000 Kopdes, Peluang Besar bagi Wirausaha Muda
Pemerintah menargetkan operasionalisasi 80 ribu Kopdes/Kel Merah Putih sebagai program strategis nasional. Hingga kini, lahan untuk 34 ribu titik telah tersedia, dengan 27 ribu unit fisik sedang dibangun.
Ferry menegaskan bahwa wirausaha muda harus memanfaatkan peluang besar ini. “Ini saatnya generasi muda menjadi bagian dari transformasi ekonomi desa,” ujarnya.
Baca Juga: Menkop Ferry: Percepatan Operasionalisasi Kopdes Bakal Bantu Pengendalian Inflasi
Senada, Founder YIS Sandiaga Salahuddin Uno menilai peserta Rocket Youthpreneur harus berani bermimpi besar. Menurutnya, koperasi desa dapat menjadi “lorong” bagi UMKM untuk naik kelas hingga masuk ke Bursa Efek Indonesia (BEI).
“Dengan koperasi sebagai basis, UMKM bisa tumbuh hingga menjadi perusahaan tercatat,” kata Sandiaga.
Ia menekankan, entrepreneurship tidak hanya berbicara keuntungan, tetapi juga dampak sosial yang dibawa bagi masyarakat desa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








