PLN Operasikan Jalur Kedua Transmisi Pangkalan Brandan–Langsa, Listrik Aceh Kian Andal

AKURAT.CO PT PLN (Persero) berhasil mengoperasikan jalur kedua pada jaringan transmisi 150 kilovolt (kV) Pangkalan Brandan–Langsa. Pengoperasian ini melengkapi jalur pertama yang telah lebih dahulu beroperasi untuk memperkuat sistem interkoneksi Sumatra–Aceh pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatra.
Dengan beroperasinya dua jalur pada transmisi Pangkalan Brandan–Langsa, keandalan pasokan listrik ke wilayah Aceh semakin kuat dan stabil. Pencapaian ini menjadi bagian penting dari rangkaian pemulihan sistem setelah sebelumnya PLN berhasil mengembalikan interkoneksi Sumatra yang sempat terisolasi akibat bencana.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan pengoperasian jalur transmisi strategis ini menjadi bagian penting dari langkah pemulihan sistem kelistrikan serta penguatan infrastruktur transmisi pasacabencana yang berdampak pada keandalan jaringan, khususnya di wilayah Aceh.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Salurkan BBM dan Pelumas untuk Operasional Genset Pemulihan Listrik di Aceh
Sejalan dengan arahan Pemerintah, PLN harus menghadirkan sistem kelistrikan yang lebih andal guna mendukung pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana di Aceh.
"Beroperasinya jalur Pangkalan Brandan–Langsa jalur 2 ini menjadi bagian penting dari langkah pemulihan sistem kelistrikan dan penguatan transmisi pascabencana agar pasokan listrik ke wilayah Aceh semakin andal,” kata Darmawan dalam keterangannya, Sabtu (3/1/2026).
Darmawan menambahkan capaian ini tidak terlepas dari kolaborasi erat antara tim PLN dengan para stakeholderdi lapangan. “Sinergi lintas pihak menjadi kunci percepatan di lapangan. Kami mengapresiasi pemerintah daerah, TNI, Polri, serta partisipasi masyarakat yang membantu tim PLN dalam menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan,” tambahnya.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengaturan Beban (UIP3B) Sumatera, Amiruddin, menjelaskan bahwa pengoperasian jalur kedua transmisi Pangkalan Brandan–Langsa merupakan bagian dari upaya PLN dalam memperkuat sistem, sehingga potensi gangguan bisa diminimalisir.
“Pengoperasian penuh transmisi Pangkalan Brandan–Langsa memperkuat interkoneksi Aceh–Sumatra. Dengan sistem yang kembali berlapis, stabilitas penyaluran daya dapat dijaga dengan lebih baik, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan ke depan,” jelas Amiruddin.
Sebelumnya, PLN juga telah mengoperasikan jalur kedua transmisi Arun–Bireuen, melengkapi jalur pertama pada jalur tersebut. Pengoperasian jalur-jalur strategis ini menjadi bagian penting dari rangkaian pemulihan sistem kelistrikan Aceh pascabencana, khususnya pada sisi transmisi sebagai penopang utama.
Amiruddin menambahkan, penguatan interkoneksi Aceh–Sumatra tidak hanya berfokus pada pemulihan kondisi pascabencana, tetapi juga sebagai fondasi untuk memastikan pasokan listrik dapat menopang kebutuhan masyarakat, fasilitas vital, serta aktivitas ekonomi secara berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









