PLN EPI Resmikan Hub Biomassa Tasikmalaya–Ciamis, Perkuat Rantai Pasok Bioenergi Nasional

AKURAT.CO PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) meresmikan operasional Hub Biomassa Tasikmalaya dan Ciamis sebagai bagian dari penguatan ekosistem biomassa nasional berbasis konsep spoke hub.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis PLN EPI dalam menjamin keamanan security of supply biomassa sekaligus mendukung program transisi energi dan target Net Zero Emission 2060.
Direktur Bioenergi PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI), Hokkop Situngkir menyampaikan bahwa pengembangan hub biomassa merupakan bagian dari komitmen PLN Group dalam menggantikan bahan bakar fosil secara bertahap dengan sumber energi yang lebih ramah lingkungan.
“Hub biomassa ini tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas produksi, tetapi juga sebagai pusat penguatan kualitas dan kepastian pasokan biomassa ke PLTU. Kami memulai dari skala kecil, namun dirancang untuk terus berkembang dengan melibatkan pemerintah daerah, BUMD, BUMDes, Koperasi, dan masyarakat lokal,” kata Hokkop, Rabu (7/1/2026).
Lebih lanjut, Hokkop menekankan bahwa pemanfaatan limbah biomassa, termasuk limbah serbuk aren di Ciamis, memberikan dampak ganda, yakni pengurangan emisi karbon dan gas metana sekaligus menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.
Baca Juga: Dukung Cofiring PLTU, PLN EPI Teken MoU Pengembangan Biomassa dengan Perusahaan Korsel
“Bioenergi adalah tentang memanfaatkan seluruh sumber daya hayati secara berkelanjutan. Kehadiran hub ini diharapkan menjadi penggerak ekonomi lokal sekaligus penopang ketahanan energi nasional,” tambahnya.
Di sisi lain, PLH VP Strategi dan Pengembangan Bisnis Biomassa PLN EPI, Odi Sefriadi, menjelaskan bahwa pengembangan Hub Biomassa Ciamis berangkat dari potensi biomassa lokal yang besar namun belum dimanfaatkan secara optimal.
“PLN EPI melihat potensi limbah serbuk aren di Ciamis yang jumlahnya sangat signifikan. Melalui penerapan teknologi dewatering dengan metode screw press, limbah ini diolah agar memenuhi spesifikasi pembangkit dan siap dimanfaatkan sebagai bahan bakar biomassa,” jelas Odi.
Adapun, Hub Biomassa Tasikmalaya dan Ciamis dikembangkan sebagai proyek percontohan yang mengintegrasikan potensi biomassa lokal, seperti limbah kayu dan limbah serbuk aren, dengan fasilitas pengolahan, pengujian kualitas, hingga distribusi ke Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).
Keberadaan hub ini diharapkan mampu meningkatkan kuantitas dan kualitas biomassa, memperkuat rantai pasok, serta mendorong standardisasi pengolahan biomassa di tingkat nasional.
Biomassa hasil pengolahan dari fasilitas ini direncanakan untuk mendukung program co-firing di PLTU Adipala dan PLTU Indramayu, sehingga berkontribusi langsung terhadap penurunan emisi dari pembangkit eksisting.
Peresmian hub biomassa ini menandai dimulainya operasional fasilitas pengolahan biomassa berbasis potensi lokal. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya PLN EPI membangun ekosistem bioenergi yang berkelanjutan, terstandarisasi, dan berorientasi pada ketahanan energi nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









