Pacu Ekonomi Daerah, Bandara Sugimanuru Resmi Layani Penerbangan Rute Makassar-Muna Barat

AKURAT.CO Bandar Udara Sugimanuru yang terletak di Kabupaten Muna Barat Sulawesi Tenggara resmi melayani penerbangan perdana rute Ujung Pandang (UPG) - Muna Barat (RAQ) pergi pulang (pp).
Adapun, rute ini dilayani oleh maskapai Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan UPG-RAQ SJ534, RAQ-UPG SJ535. Beroperasi tiga kali dalam seminggu yakni Selasa, Kamis, dan Sabtu menggunakan tipe pesawat B737-500 dengan kapasitas 130 kursi.
Bandar Udara Sugimanuru sendiri memiliki runway dengan panjang 1.600 x 30 m yang dapat didarati pesawat terbesar B737-500. Dengan luas terminal penumpang 1.800 m, Bandar Udara Sugimanuru mampu melayani 42.432 penumpang dalam satu tahun.
Pada penerbangan perdana ini Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah V Makassar, Capt. Mauludin beserta Direktur Utama Sriwijaya Air, Jefferson Irwin Jauwena turut serta dalam manifest penumpang.
“Rute ini menghubungkan langsung Pulau Muna dengan Makassar tanpa harus melalui jalur darat dan laut yang panjang. Sehingga waktu dan biaya perjalanan lebih efisien,” kata Capt. Mauludin dikutip dari laman Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub, Jumat (16/1/2026).
Baca Juga: Puncak Arus Balik Nataru, InJourney Siagakan 37 Bandara
Mauludin menambahkan, kehadiran rute ini juga diharapkan mendorong peningkatan investasi, karena pelaku usaha dan investor dapat lebih cepat mengakses peluang ekonomi di wilayah Kabupaten Muna, Muna Barat, dan Buton Tengah.
Dari sisi pariwisata, rute UPG–RAQ dinilai akan mempermudah kunjungan wisatawan ke Pulau Muna yang dikenal memiliki gugusan pulau-pulau kecil dengan pantai berpasir putih dan perairan yang masih alami, seperti Pulau Rangku, Pulau Gala Kecil, dan Pulau Indo.
“Ke depannya kami berharap aktivitas penerbangan di Bandar Udara Sugimanuru terus meningkat dan semakin banyak melayani rute-rute baru lainnya,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Sugimanuru, M. Khusnudin, berharap kehadiran Sriwijaya Air tidak hanya memperkuat konektivitas, tetapi juga berdampak langsung pada penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat.
“Kami berharap dengan masuknya Sriwijaya Air di Pulau Muna tidak hanya membuka konektivitas masyarakat Pulau Muna tapi juga membuka lapangan pekerjaan baru sehingga meningkatkan pendapatan masyarakat,” ujar Khusnudin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









