Kementerian ESDM Ungkap Alasan SPBH Daan Mogot Dipindah

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Hidrogen (SPBH) atau hydrogen refueling station (HRS) di Daan Mogot bakal dipindah.
Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Eniya Listiani Dewi mengatakan, salah satu rencana pembangunan HRS oleh PT Pertamina yang sempat dilakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) di kawasan Daan Mogot, Jakarta, dipastikan mengalami perubahan lokasi.
“Terus yang transportasi kan hydrogen refueling statioh sudah dua. Tadi Pertamina bilang ini ternyata dipindah ke mana bukan Daan Mogot lagi, ada pemindahan lokasi. Waktu itu kan sempat groundbreak, iya. Ternyata belum,” kata Eniya kata Eniya saat ditemui di Kantor Ditjen EBTKE, Selasa (10/2/2026).
Eniya menjelaskan, hambatan utama proyek tersebut bukan berasal dari perizinan komersial, melainkan dari aspek ketenagakerjaan dan keselamatan kerja. Ia menyebut, regulasi ketenagakerjaan tidak mengizinkan fasilitas pengisian hidrogen berdampingan dengan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) konvensional.
Baca Juga: Pembangkit Listrik Hidrogen Segera Hadir Listriki 10 Ribu Rumah Tangga di Sumba
“Ternyata tentang ketenagakerjaan.Tidak mengizinkan kalau itu (SPBH) bersanding dengan SPBU biasa,” ujarnya.
Padahal, menurut Eniya, berdasarkan standar internasional yang menjadi rujukan pemerintah, stasiun pengisian hidrogen dimungkinkan berada dalam satu kawasan dengan SPBU, selama memenuhi standar keselamatan yang ditetapkan. “Padahal standar internasional yang saya pegang boleh. Tetapi ternyata ada safety level lagi yang lebih ketat di ketenagakerjaan,” ucap Eniya.
Terkait lokasi pengganti HRS tersebut, Eniya menyampaikan bahwa hingga saat ini masih dalam tahap pembahasan oleh pihak Pertamina. “Tadi baru mau diskusi katanya,” pungkasnya.
Perlu diketahui, pemanfaatan hydrogen sebagai bahan bakar sebelumnya juga sudah mulai dirintis PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) telah melakukan Ground Breaking HRS di SPBU Daan Mogot, Jakarta pada Januari 2024.
SPBU Daan Mogot akan menjadi integrated energy refueling station pertama di Indonesia, yang akan menyediakan tiga jenis bahan bakar dalam satu stasiun pengisian, yaitu BBM, gas, serta hidrogen.
Dengan konsep High-Speed Hydrogen Refueling Station, HRS ini nantinya akan mampu melakukan pengisian hidrogen dengan skala komersial dengan waktu pengisian kurang dari lima menit.
PT Pertamina menyatakan pembangunan SPBH tersebut merupakan suatu milestone penting dalam mendukung program mencapai target net zero emission (NZE) 2060.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







