Isu PHK 400 Karyawan Mie Sedaap, Kemenperin: Tenaga Outsourcing Bukan Karyawan Tetap

AKURAT.CO Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan tidak terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan tetap di pabrik Mie Sedaap.
Adapun, adanya kabar dirumahkannya 400 karyawan pabrik Mie Sedaap di Gresik Jawa Timur (Jatim).
Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arif mengatakan bahwa pihaknya telah meminta klarifikasi langsung kepada industri terkait.
Baca Juga: Produsen Mie Sedaap Bantah Isu PHK 400 Karyawan
Berdasarkan penjelasan manajemen, peningkatan produksi sebelumnya dilakukan untuk memenuhi lonjakan permintaan menjelang hari besar keagamaan.
“Dan untuk peningkatan produksi itu mereka merekrut sejumlah tenaga kerja outsourcing, bukan tenaga kerja permanen,” kata Febri di Kantor Kemenperin, Kamis (26/2/2026).
Menurutnya, pola tersebut lazim terjadi di industri yang menghadapi permintaan musiman. Saat permintaan mencapai puncak, perusahaan menambah tenaga kerja sementara untuk mendukung kapasitas produksi.
Namun setelah periode puncak terlewati dan produksi mulai menurun, perusahaan akan mengurangi tenaga kerja outsourcing yang sebelumnya direkrut.
“Produksinya sudah melampaui puncaknya dan sekarang mulai mengalami menurunkan produksinya. Nah seiring dengan itu mereka mengurangi karyawan outsourcingnya,” ujar Febri.
Lebih lanjut, Febri menjelaskan, praktik tersebut umum terjadi di sektor padat karya. Ia mencontohkan industri tembakau yang memiliki siklus panen musiman.
Pada masa panen, perusahaan biasanya merekrut lebih banyak pekerja. Setelah proses produksi selesai, tenaga kerja tambahan tersebut tidak lagi diperpanjang kontraknya.
Dirinya pun menegaskan, para pekerja tersebut memang direkrut melalui skema kontrak atau outsourcing sejak awal, sehingga mekanisme pengakhiran kerja telah diatur dalam perjanjian kerja.
“Itu memang kontrak, outsourcing, bukan tenaga kerja tetap,” tutur Febri.
Diberitakan sebelumnya, Human Resources & General Affairs PT Karunia Alam Segar, Peter Sindaru mengatakan bahwa kegiatan operasional perusahaan sampai saat ini berjalan normal sesuai perencanaan produksi.
Terkait isu yang beredar, Peter menegaskan bahhwa sampai saat ini tidak ada PHK dan dirumahkannya karyawan.
“PT KAS tetap berjalan normal secara operasional dan ketenagakerjaan, tidak ada PHK maupun karyawan yang dirumahkan,” kata Peter kepada Akurat.co, Selasa (24/2/2026).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









