Struktur Inflasi Februari Didominasi Listrik dan Pangan

AKURAT.CO Struktur inflasi Februari 2026 didominasi komponen harga yang diatur pemerintah dan bahan pangan bergejolak.
Mengutip hasil data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan komponen harga yang diatur pemerintah mencatat inflasi 12,66% yoy dengan andil 2,26% terhadap inflasi tahunan 4,76%.
Komoditas dominan dalam komponen ini adalah tarif listrik, sigaret kretek mesin (SKM), dan sigaret kretek tangan (SKT).
Baca Juga: BPS: Normalisasi Tarif Listrik Angkat Inflasi ke 4,76 Persen
Sementara itu, komponen bergejolak (volatile food) mengalami inflasi 4,64% yoy dengan andil 0,78%.
Komoditas penyumbang utamanya antara lain daging ayam ras (0,22%), beras (0,15%), bawang merah (0,09%), dan telur ayam ras (0,06%).
Inflasi inti tercatat 2,63% yoy dengan andil 1,72%. Komoditas dominan pada inflasi inti antara lain emas perhiasan (1,06%), biaya akademis atau perguruan tinggi, mobil, sewa rumah, serta nasi dengan lauk.
Satu-satunya kelompok yang mengalami deflasi tahunan adalah informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,09% yoy.
Secara historis, inflasi Indonesia dipengaruhi tiga komponen utama: administered prices, volatile food, dan inflasi inti.
Baca Juga: BPS Ramal Produksi Beras RI Februari-April 2026 Cuma 12,23 Juta Ton, Turun 4,02 Persen
Lonjakan administered prices biasanya terjadi saat ada penyesuaian tarif energi atau cukai.
Kombinasi kenaikan tarif listrik dan harga pangan membuat struktur inflasi Februari relatif terkonsentrasi pada komponen tertentu.
Kenaikan pada komponen administered prices dan pangan berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat. Bagi pasar keuangan, komposisi inflasi menjadi indikator penting dalam menentukan arah kebijakan suku bunga.
Inflasi inti yang berada di 2,63% yoy menunjukkan tekanan fundamental masih relatif terkendali dibanding inflasi headline.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026






