Akurat
Pemprov Sumsel

SKK Migas: Groundbreaking Proyek Masela Tunggu Kompensasi Masyarakat Rampung

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 6 Maret 2026, 21:19 WIB
SKK Migas: Groundbreaking Proyek Masela Tunggu Kompensasi Masyarakat Rampung
Ilustrasi Blok Masela

AKURAT.CO Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) buka suara perihal perkembangan rencana peletakan batu pertama atau grounbreaking Proyek Lapangan Abadi di Blok Masela.

Adapun, grounbreaking dari Proyek Lapangan Abadi di Blok Masela direncanakan bakal dilakukan setelah hari raya Idulfitri atau selepas lebaran.

Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto menyampaikan, saat ini pihaknya bersama Inpex sedang membahas kelanjutan kompensasi terhadap lahan milik masyarakat sekitar atau biaya ganti rugi tanam tumbuh.

Baca Juga: Bahlil Minta Inpex Percepat Blok Masela, Target Produksi Dimajukan ke 2029

"Sedang proses penentuan tim terpadu. mereka yang akan menghitung yang ganti rugi, bukan ganti rugi tapi kompensasi," kata Djoko di Kementerian ESDM, Jumat (6/3/2026).

Djoko menambahkan, pihaknya ingin melaksanakan groundbreaking setelah proses pembayaran kompensasi terhadap masyarakat sekitar rampung.

"Dari situ berapa baru kita putuskan, baru kita bayar sebelum groundbreaking. Kira gapengen groundbreaking itu masyarakat belum terselesaikan," tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong Inpex Corporation untuk mempercepat pengembangan Proyek Lapangan Abadi di Blok Masela.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mengungkapkan, Inpex sebelumnya menyampaikan target produksi pada 2030. Namun, ia meminta agar jadwal tersebut dimajukan menjadi 2029.

“Tahun ini sudah mulai tender dan produksinya Insya Allah dia (Inpex) bilang 2030, saya bilang enggak. 2030 sudah Pilpres, kau bikin 2029. Aku enggak mau tahu, kau bikin 2029,” kata Bahlil dalam Kuliah Umum Media Indonesia, Kamis (12/2/2026).

Bahlil menambahkan, konstruksi proyek telah dimulai sejak 2025 dan saat ini proses tender tengah berjalan. Berdasarkan laporan SKK Migas, total investasi proyek ini mencapai sekitar USD18 miliar dan masuk dalam kategori proyek migas raksasa (giant discovery).

“Nah kemarin sudah dibangun konstruksinya 2025 sekarang sudah mulai tender. Kemarin SKK Migas sudah laporkan ke saya total investasinya 18 billion US Dollar. Nah ini salah satu giant. Salah satu giant ini Blok Masela,” tuturnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.