Akurat
Pemprov Sumsel

Arus Mudik Mulai Naik, 459 Ribu Kendaraan Keluar Jabotabek

Esha Tri Wahyuni | 15 Maret 2026, 10:50 WIB
Arus Mudik Mulai Naik, 459 Ribu Kendaraan Keluar Jabotabek
ilustrasi mudik menggunakan kendaraan mobil

AKURAT.CO Arus mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan. PT Jasa Marga mencatat sebanyak 459.570 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada periode H-10 hingga H-8 libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Data tersebut merupakan akumulasi arus lalu lintas dari empat gerbang tol utama, yakni Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama menuju Trans Jawa, GT Kalihurip Utama menuju Bandung, GT Cikupa menuju Merak, serta GT Ciawi menuju kawasan Puncak.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono mengatakan, volume kendaraan yang keluar dari wilayah Jabotabek pada periode tersebut sudah melampaui kondisi normal.

Baca Juga: Mudik Gratis Jasa Marga 2026

“Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol utama. Total kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-10 hingga H-8 Lebaran mencapai 459.570 kendaraan,” kata Rivan dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (15/3/2026).

Menurutnya, jumlah tersebut naik 4,8% dibandingkan lalu lintas normal yang tercatat sekitar 438.342 kendaraan.

Data Jasa Marga menunjukkan arah timur menjadi tujuan utama pemudik pada periode awal arus mudik tahun ini.

Dari total kendaraan yang keluar dari Jabotabek:

  • 201.457 kendaraan (43,8%) menuju arah timur (Trans Jawa dan Bandung)

  • 158.053 kendaraan (34,4%) menuju arah barat (Merak)

  • 100.060 kendaraan (21,8%) menuju arah selatan (Puncak)

Untuk jalur menuju Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama di Jalan Tol Jakarta–Cikampek, tercatat 108.140 kendaraan, meningkat 24,2% dibanding lalu lintas normal.

Sementara itu kendaraan yang menuju Bandung melalui GT Kalihurip Utama di Tol Cipularang tercatat 93.317 kendaraan, atau turun 2,7% dari kondisi normal.

Secara keseluruhan, kendaraan yang bergerak ke arah Trans Jawa dan Bandung mencapai 201.457 unit, meningkat 10,1% dibandingkan lalu lintas normal.

Di sisi lain, kendaraan menuju Merak melalui GT Cikupa di Tol Tangerang–Merak mencapai 158.053 kendaraan, atau naik 6% dari kondisi normal.

Adapun kendaraan menuju Puncak melalui GT Ciawi di Tol Jagorawi tercatat 100.060 kendaraan, atau lebih rendah 5,9% dibandingkan kondisi normal.

Peningkatan arus kendaraan juga terlihat pada H-8 Lebaran 2026 atau Jumat (13/3/2026).

Baca Juga: Jasa Marga Siapkan Rekayasa Lalin Hadapi Puncak Arus Balik 4 Januari

Jasa Marga mencatat sebanyak 173.789 kendaraan keluar Jabotabek dalam satu hari melalui empat gerbang tol utama.

Angka tersebut meningkat 7,9% dibandingkan lalu lintas normal yang biasanya berada di kisaran 161.064 kendaraan.

“Pada H-8 Lebaran 2026 jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek melalui empat gerbang tol utama tercatat 173.789 unit atau meningkat 7,9 persen dibandingkan lalu lintas normal,” ujar Rivan.

Lonjakan lalu lintas pada periode H-10 hingga H-8 merupakan pola yang relatif konsisten setiap musim mudik Lebaran. Berdasarkan data Kementerian Perhubungan pada periode mudik tahun-tahun sebelumnya, pergerakan kendaraan biasanya mulai meningkat sekitar 10 hari sebelum Hari Raya dan mencapai puncaknya pada H-3 hingga H-1 Lebaran.

Jaringan Tol Trans Jawa menjadi salah satu jalur utama pemudik sejak tersambung penuh pada 2018. Infrastruktur tersebut memangkas waktu tempuh Jakarta menuju kota-kota besar di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Selain jalur darat, pemerintah juga biasanya memantau pergerakan pemudik melalui moda transportasi lain seperti kereta api, pesawat, dan kapal penyeberangan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.