Akurat
Pemprov Sumsel

Stok BBM Nasional Cukup, Distribusi Dipastikan Tetap Lancar

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 19 Maret 2026, 22:17 WIB
Stok BBM Nasional Cukup, Distribusi Dipastikan Tetap Lancar
Stok BBM

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman dengan cadangan yang berada di atas batas minimum yang ditetapkan.

Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung menjelaskan bahwa berdasarkan regulasi, cadangan minimum BBM yang harus dijaga adalah selama 21 hari.

Namun demikian, pemerintah saat ini mencatat cadangan operasional BBM berada di level yang lebih tinggi, yakni berkisar antara 27 hingga 28 hari. Sementara cadangan yang kita siapkan ini fluktuatif, per hari ini sekitar 27 sampai dengan 28 hari.

Baca Juga: Pasokan Energi Mulai Seret, Kamboja Cari BBM ke Malaysia dan Singapura

"Jadi, itu bukannya habis digunakan, tapi pada saat ada pengiriman kembali dari kilang, kemudian ada pengiriman dari impor,ya tentu kita menjaga ketahanan energi secara keseluruhan,” kata Yuliot saat ditemui di Batang, Jawa Tengah dikutip, Kamis (19/3/2026).

Di tengah kondisi tersebut, Yuliot juga mengimbau masyarakat agar tetap tertib saat mengantre di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Ia meminta masyarakat untuk tidak saling menyerobot antrean demi menghindari kericuhan di lapangan. “Jadi, untuk masyarakat yang ngantri di SPBU, tolong bersabar, jangan sampai saling salip. Jadi, jangan ada kericuhan,” ujarnya.

Menurutnya, distribusi BBM akan terus dioptimalkan oleh Pertamina agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan cepat dan lancar.

“Tentu dengan adanya ketertiban, justru ini tidak ada antrean. Kalau ada antrean, itu juga kita bisa melayani secepat mungkin. Itu yang akan dilakukan oleh teman-teman di Pertamina,” tutur Yuliot.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.