Garuda Indonesia Group Layani 77 Ribu Penumpang saat Puncak Arus Mudik

AKURAT.CO Garuda Indonesia Group mencatat berhasil menerbangkan kurang lebih 77.000 penumpang yang dilayani melalui jaringan penerbangan Garuda Indonesia dan Citilink pada momentum puncak arus mudik Lebaran 2026 atau Rabu (18/3/2026).
Corporate Communications Division Head PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Dicky Irchamsyah mengatakan, pada momen mudik Lebaran 2026 Garuda Indonesia melayani 34 ribuan penumpang melalui 227 penerbangan, sementara Citilink mengangkut 43 ribu penumpang melalui 276 penerbangan.
“Jumlah tersebut termasuk pengoperasian 25 penerbangan tambahan (extra flight) oleh Garuda Indonesia dan 26 penerbangan tambahan oleh Citilink guna mengakomodasi peningkatan kebutuhan perjalanan masyarakat,” kata Dicky dalam keterangannya, Kamis (19/3/2026).
Baca Juga: Transformasi, Garuda Indonesia Bidik 2026 Sebagai Fase Turnaround
Dicky menyampaikan, khusus untuk keberangkatan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Garuda Indonesia Group mencatatkan trafik sedikitnya 34 ribuan penumpang, yang terdiri atas 18 ribu penumpang melalui 108 penerbangan Garuda Indonesia dan 16 ribu penumpang melalui 92 penerbangan Citilink.
Memasuki periode peak season ini, Garuda Indonesia terus memastikan kesiapan operasional secara optimal guna mengantisipasi lonjakan trafik pada puncak arus mudik.
Garuda Indonesia Group, kata Dicky secara konsisten memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan kebandarudaraan guna memastikan kelancaran mobilisasi penumpang secara end-to-end.
Mulai dari kesiapan counter check-in, penanganan bagasi, hingga kesiapan layanan di area bandara.
“Khusus di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, kami menyiapkan sedikitnya 30 counter check-in guna memastikan proses keberangkatan berjalan lebih lancar,” ujar Dicky.
Dicky melanjut, Garuda Indonesia juga mengoptimalkan berbagai aspek operasional, termasuk kesiapan armada, pengoperasian penerbangan tambahan pada rute-rute dengan permintaan tinggi.
“Serta, penguatan layanan di seluruh titik layanan guna memastikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi penumpang,” tambahnya.
Sejalan dengan komitmen menjaga kinerja operasional, sepanjang periode arus mudik peak season kali ini, Garuda Indonesia juga mencatatkan capaian On-Time Performance (OTP) first departure di Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebesar 98%.
Sementara itu, Citilink turut mencatatkan capaian rata-rata OTP first departure di Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebesar 100%
Pada puncak arus mudik tahun ini, Garuda Indonesia Group mencatatkan sejumlah rute domestik dengan tingkat trafik tertinggi, antara lain Jakarta–Denpasar, Jakarta–Medan, Jakarta–Makassar, Jakarta–Surabaya, serta rute lainnya seperti Manado-Jakarta, Jakarta–Balikpapan dan Jakarta–Yogyakarta.
Sementara itu, untuk rute internasional dengan trafik tertinggi meliputi Jakarta–Incheon, Jakarta–Haneda, Jakarta–Jeddah, dan Jakarta-Singapura.
Seiring dengan tingginya mobilitas masyarakat, Garuda Indonesia Group juga memproyeksikan bahwa puncak arus balik Lebaran 2026 akan terjadi pada 24 Maret 2026.
“Melalui kesiapan operasional yang optimal, termasuk penguatan layanan di bandara serta kinerja ketepatan waktu penerbangan yang terus membaik, kami berkomitmen untuk memastikan masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan lancar pada momentum Lebaran tahun ini,” tutur Dicky.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










