Konsumsi Naik Jelang Lebaran 2026, Stok Pertamax Turbo Makassar Tetap Terjaga

AKURAT.CO PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan ketersediaan stok BBM jenis Pertamax Turbo di wilayah Kota Makassar dalam kondisi aman dan terkendali, meskipun terjadi peningkatan konsumsi seiring arus mudik menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H.
Berdasarkan data monitoring hingga Kamis siang, stok Pertamax Turbo di sejumlah SPBU di Makassar berada pada kisaran 3.500 hingga 10.200 liter per SPBU.
Selain itu, suplai tambahan juga terus disalurkan, termasuk pengiriman dari Fuel Terminal Parepare ke beberapa SPBU guna menjaga ketahanan stok di lapangan.
Baca Juga: Jelang Lebaran 2026, BPH Migas Cek Stok BBM dan Jargas Bekasi-Karawang
Peningkatan konsumsi BBM mulai terlihat seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dan aktivitas menjelang Lebaran.
Kondisi ini merupakan tren tahunan yang telah diantisipasi Pertamina melalui penguatan distribusi dan penambahan pasokan di wilayah dengan demand tinggi.
Di sisi lain, wilayah penyangga seperti Maros juga mencatatkan stok yang relatif tinggi, yakni di atas 10.200 liter per SPBU. Hal ini berfungsi sebagai buffer supply untuk mendukung kebutuhan BBM di Kota Makassar apabila terjadi lonjakan konsumsi.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM, khususnya Pertamax Turbo.
“Pertamina memastikan stok Pertamax Turbo di Makassar dalam kondisi aman dan distribusi berjalan lancar, meskipun terjadi peningkatan konsumsi akibat arus mudik. Kami telah mengantisipasi hal ini dengan menambah pasokan dan memperkuat distribusi di lapangan,” kata Lilik dalam keterangannya, Jumat (20/3/2026).
Lilik juga mengimbau masyarakat untuk tetap melakukan pembelian BBM secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying. Pertamina berkomitmen menjaga pasokan energi agar tetap terpenuhi dengan baik selama periode Ramadan dan Idulfitri,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










