Akurat
Pemprov Sumsel

Arus Balik Ketapang–Gilimanuk Naik, ASDP Pastikan Tetap Lancar

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 24 Maret 2026, 07:10 WIB
Arus Balik Ketapang–Gilimanuk Naik, ASDP Pastikan Tetap Lancar
Arus balik Lebaran 2026 di Ketapang–Gilimanuk meningkat. ASDP memastikan layanan tetap lancar dan terkendali di tengah lonjakan penumpang dan kendaraan.

AKURAT.CO PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melihat arus balik Lebaran 2026 di lintasan penyeberangan utama yang menghubungkan Pulau Bali dan Jawa melalui Pelabuhan Ketapang–Gilimanuk mulai meningkat.

Namun, di tengah eskalasi trafik tersebut, layanan di kedua sisi pelabuhan tetap berlangsung lancar, tertib, dan berada dalam kendali optimal.

Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano, mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam menentukan waktu perjalanan. Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada Kamis (26/3) hingga Sabtu (28/3).

Baca Juga: ASDP Catat Lonjakan Pemudik, 79 Ribu Penumpang Menyeberang di H-2 Lebaran 2026

“Kami mengimbau pengguna jasa untuk mengatur jadwal perjalanan lebih awal atau memilih waktu di luar periode puncak, sehingga perjalanan tetap nyaman tanpa harus menghadapi antrean,” kata Yossi dalam keterangannya, Selasa (24/3/2026).

Yossi juga menegaskan pentingnya pembelian tiket secara mandiri melalui platform digital Ferizy, serta memastikan kedatangan di pelabuhan sesuai jadwal pada tiket.

“Kini tidak ada lagi penjualan tiket di pelabuhan. Pengguna jasa wajib membeli tiket melalui Ferizy yang sudah tersedia hingga H-60. Hindari pembelian melalui calo atau agen tidak resmi untuk mencegah potensi kerugian,” tambahnya.

Dari sisi teknis, General Manager ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko, memastikan operasional di lintasan Ketapang–Gilimanuk berjalan sesuai skenario pengendalian arus balik.

Ia menambahkan, optimalisasi jumlah trip dan pengaturan pola sandar kapal menjadi faktor kunci dalam menjaga kelancaran layanan di tengah peningkatan volume.

"Arus kendaraan masih dalam batas kapasitas layanan. Pola kedatangan yang merata membuat proses bongkar muat kapal berlangsung cepat dan efisien tanpa hambatan berarti,” jelas Arief.

Trafik Naik, Layanan Tetap Stabil

Data operasional menunjukkan bahwa peningkatan trafik terjadi secara signifikan, namun tetap terkendali. Dari Bali ke Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk pada Minggu (22/3) atau Hari H tercatat 156 trip kapal dengan total 23.929 penumpang, tumbuh 9,5% dibandingkan tahun lalu.

Kendaraan roda dua menjadi kontributor utama dengan 3.995 unit, diikuti roda empat 2.948 unit, truk 298 unit, dan bus 136 unit. Secara total, kendaraan mencapai 7.377 unit atau meningkat 14,3%, mencerminkan tingginya mobilitas arus balik dari Bali menuju Jawa yang tetap mampu diakomodasi dengan baik oleh kapasitas layanan.

Baca Juga: 143,9 Juta Pemudik Bergerak, OT Group dan ASDP Perkuat Layanan di Pelabuhan Utama

Secara kumulatif sejak H-10 hingga Hari H, jumlah penumpang dari Bali ke Jawa mencapai 541.215 orang atau meningkat 5,1%, dengan total kendaraan 172.689 unit atau tumbuh 6%.

Sementara itu, dari Jawa ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang, tercatat 162 trip kapal dengan total 26.424 penumpang. Lonjakan paling signifikan terjadi pada kendaraan roda dua yang mencapai 3.713 unit atau naik 37,3% dibandingkan tahun lalu.

Kendaraan logistik juga menunjukkan pertumbuhan tajam dengan 288 unit atau meningkat 64,6%, menandakan aktivitas distribusi barang tetap berjalan dinamis di tengah periode arus balik.

Adapun kendaraan roda empat tercatat 3.320 unit dan bus 219 unit, dengan total kendaraan mencapai 7.540 unit atau tumbuh 4,2%.

Secara kumulatif, pergerakan dari Jawa ke Bali sejak H-10 hingga Hari H mencapai 246.892 penumpang dengan total 51.514 kendaraan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.