Akurat
Pemprov Sumsel

Perang AS-Iran, Saudi Aramco Pangkas Pasokan ke Asia 

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 24 Maret 2026, 13:21 WIB
Perang AS-Iran, Saudi Aramco Pangkas Pasokan ke Asia 
Ilustrasi Saudi Aramco

AKURAT.CO Saudi Aramco dilaporkan memangkas pasokan minyak mentah ke pembeli di Asia untuk bulan kedua berturut-turut pada April 2026.

Pemangkasan ini menyusul gangguan distribusi akibat konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang berdampak pada jalur strategis Selat Hormuz.

Menkutip dari Reuters, Selasa (24/3/2026), perusahaan energi terbesar dunia itu hanya memasok minyak mentah jenis Arab Light yang dikirim dari pelabuhan Yanbu di Laut Merah kepada pelanggan jangka panjang. 

Baca Juga: Elon Musk: Nilai Tesla Bisa Lebih dari Gabungan Apple dan Saudi Aramco

Kebijakan ini membuat pasokan ke kilang-kilang di Asia menjadi lebih ketat dan berpotensi membatasi produksi produk olahan.

Dalam pernyataan resminya, Saudi Aramco menegaskan bahwa pihaknya tetap berupaya menjaga keandalan pasokan energi dengan mengalihkan jalur ekspor melalui Yanbu sebagai respons terhadap dinamika geopolitik kawasan.

“Kami tetap berkomitmen untuk memenuhi harapan pelanggan kami, dengan jadwal pemuatan yang disesuaikan untuk mencerminkan realitas baru, dan pelanggan terus diberi informasi," tulis Saudi Aramco dikutip dari Reuters, Selasa (24/3/2026).

Data dari perusahaan analitik Kpler menunjukkan ekspor minyak mentah Arab Saudi sepanjang Maret mencapai sekitar 4,35 juta barel per hari, turun signifikan dibandingkan Februari yang mencapai 7,1 juta barel per hari.

Untuk mengatasi gangguan di Selat Hormuz, Saudi Aramco berupaya meningkatkan volume ekspor melalui pelabuhan Yanbu, bahkan diproyeksikan mendekati rekor tertinggi. 

Salah satu pembeli utama, Sinopec, dijadwalkan memuat sekitar 24 juta barel minyak mentah Saudi dari fasilitas tersebut pada Maret.

Namun demikian, operasional di Yanbu sempat mengalami gangguan setelah insiden jatuhnya drone di kilang SAMREF milik Saudi Aramco, yang turut menambah tekanan terhadap rantai pasok energi global.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.