KAI Commuter Catat Lonjakan Pengguna di Bandung Usai Lebaran

AKURAT.CO KAI Commuter Area 2 Bandung masih menunjukkan peningkatan yang signifikan pada periode Lebaran 2026 atau H+4 Lebaran 2026.
Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda menyampaikan memasuki hari keempat Lebaran ini, kami melihat adanya pergerakan pengguna yang signifikan di Area 2 Bandung.
Selain masyarakat yang masih memanfaatkan waktu libur untuk bersilaturahmi maupun berwisata, sebagian warga sudah mulai kembali beraktivitas normal seperti bekerja.
Baca Juga: KAI Catat 25 Ribu Penumpang Gunakan Mudik Motor Gratis
“Untuk itu, KAI Commuter terus mengoptimalkan seluruh layanan operasional guna memastikan kelancaran dan kenyamanan para penggunanya,” kata Karina dalam keterangannya, Rabu (25/3/2026).
Adapun, pada periode ini, terjadi percampuran antara masyarakat yang masih bepergian untuk bersilaturahmi atau menghabiskan libur Lebaran di tempat wisata, dengan sebagian warga Bandung Raya yang sudah mulai kembali bekerja.
Berdasarkan data selama masa Angkutan Lebaran (11–23 Maret), KAI Commuter Area 2 Bandung telah melayani sebanyak 844.591 pengguna. Pada Selasa hingga pukul 14.30 WIB, tercatat sebanyak 71.184 orang menggunakan Commuter Line sebagai moda transportasi umum yang efisien.
Beberapa stasiun di area Bandung juga dipadati oleh pengguna musiman. Selama periode Angkutan Lebaran tersebut, Stasiun Bandung tercatat melayani volume pengguna tertinggi yakni sebanyak 113.414 orang, disusul oleh Stasiun Cikarang 95.078 orang, Stasiun Cicalengka 84.447 orang, Stasiun Padalarang 62.042 orang, dan Stasiun Rancaekek 59.804 orang.
“KAI Commuter memastikan seluruh perjalanan Commuter Line di Area 2 Bandung beroperasi secara maksimal, baik dari segi pelayanan maupun ketepatan waktu,” ujar Karina.
Selama angkutan Lebaran ini KAI Commuter mengoperasikan total 57 Perjalanan setiap harinya, diantaranya Commuter Line Bandung Raya 37 perjalanan, Commuter Line Garut 6 perjalanan, Commuter Line Walahar 10 perjalanan dan Commuter Line jatiluhur 4 pejalanan.
Jadwal pemberangkatan dari stasiun-stasiun ujung, seperti Cicalengka dan Padalarang, pada jam sibuk pagi (pukul 05.00–08.00 WIB) serta jam sibuk sore telah disiapkan secara optimal. Hal ini guna mengakomodasi para pekerja yang berbaur dengan pengguna musiman Lebaran.
“Mengingat tingginya volume pengguna di stasiun maupun di dalam rangkaian kereta, KAI Commuter Wilayah 2 Bandung kembali mengingatkan seluruh pengguna untuk mematuhi aturan barang bawaan,” tukas Karina.
Setiap pengguna hanya diperbolehkan membawa barang bawaan dengan dimensi maksimal 40 cm x 30 cm x 100 cm dan berat maksimal 20 kilogram. Barang yang melebihi ketentuan tersebut tidak diperkenankan untuk dibawa masuk ke dalam rangkaian kereta.
Selain itu, pengguna dilarang membawa barang yang berbau menyengat, hewan peliharaan, serta barang yang dapat mengganggu ruang gerak dan kenyamanan pengguna lain, terutama saat kondisi kereta sedang padat.
“Di tengah kondisi stasiun dan kereta yang cukup padat oleh percampuran pengguna musiman dan pekerja, kami mengimbau agar para pengguna senantiasa memperhatikan aturan barang bawaan. Hal ini sangat penting demi menjaga ruang gerak, kenyamanan, dan keselamatan bersama selama dalam perjalanan," tutur Karina.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









