Akurat
Pemprov Sumsel

PLN EPI Gandeng Kalimantan Powerindo Kembangkan Hub Biomassa di Kaltim

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 5 April 2026, 15:08 WIB
PLN EPI Gandeng Kalimantan Powerindo Kembangkan Hub Biomassa di Kaltim
Direktur Biomassa PLN EPI, Hokkop Situngkir

AKURAT.CO PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan PT Kalimantan Powerindo untuk pengembangan dan pengelolaan bioenergi.

Direktur Biomassa PLN EPI, Hokkop Situngkir mengatakan, biomassa menjadi komponen penting dalam menjaga keandalan pasokan energi sekaligus mendukung transisi menuju target net zero emission (NZE) 2060. 

PLN EPI, sebagai subholding energi primer, memiliki mandat memastikan ketersediaan energi yang tidak hanya andal, tetapi juga berkelanjutan.

“Penguatan ekosistem biomassa tidak bisa dilakukan secara parsial. Kita perlu kolaborasi dari hulu hingga hilir, mulai dari sumber pasok, pengolahan, logistik, hingga pemanfaatannya,” kata Hokkop dalam keterangannya dikutip, Minggu (5/4/2026).

Baca Juga: PLN EPI Gandeng Swasta Kembangkan Sorgum untuk Biomassa PLTU

Hokkop menambahkan, penguatan ekosistem biomassa membutuhkan pendekatan menyeluruh dari hulu ke hilir. PLN EPI mendorong integrasi rantai pasok melalui pengembangan skema hub dan sub-hub yang memungkinkan konsolidasi bahan baku, standarisasi kualitas, serta efisiensi distribusi ke pembangkit.

“Melalui pendekatan hub, kita tidak hanya mengamankan pasokan, tetapi juga menciptakan efisiensi logistik dan kepastian kualitas biomassa. Ini menjadi fondasi penting untuk memastikan keberlanjutan program cofiring di PLTU,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hokkop menekankan bahwa dinamika geopolitik global mendorong pentingnya diversifikasi energi berbasis sumber daya dalam negeri.

“Energi fosil ke depan akan menjadi buffer, sementara energi terbarukan seperti biomassa harus mulai kita dorong sebagai sumber utama. Di sinilah peran PLN EPI untuk memastikan kesiapan ekosistemnya,” tutur Hokkop.

Sementara itu, Direktur Utama PT Kalimantan Powerindo, Rudy Gunawan, mengatakan perusahaan sejak beberapa tahun terakhir telah mempersiapkan diri menyongsong ekosistem biomassa.

“Kerja sama ini semakin memotivasi kami untuk memperluas jejak dan berinovasi di sektor energi terbarukan. Inisiatif tersebut sejalan dengan visi dan misi perusahaan untuk berkontribusi pada transisi energi serta mendukung pencapaian Net Zero Emission,” ucap Rudy.

Melalui kerja sama ini, PLN EPI dan Kalimantan Powerindo akan menjajaki pengembangan biomass hub di Kalimantan Timur, termasuk pemanfaatan berbagai jenis bahan baku seperti cangkang sawit (palm kernel shell/PKS), empty fruit bunch (EFB), biomassa kayu, hingga bioCNG.

Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat pasokan untuk program cofiring PLTU, tetapi juga menjadi model pengembangan bioenergi terintegrasi yang dapat direplikasi di berbagai wilayah Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.