INDEF: Krisis Minyak Bisa Percepat Hilirisasi RI

AKURAT.CO Lonjakan harga minyak dunia akibat ketegangan global dinilai dapat menjadi momentum strategis bagi Indonesia untuk mempercepat hilirisasi industri berbasis sumber daya alam.
Merespon hal tersebut, Ekonom senior INDEF, Didik Rachbini, menyebut kondisi ini sebagai peluang untuk mendorong transformasi ekonomi menuju pertumbuhan 6–7%.
Menurutnya, Indonesia tidak akan mampu keluar dari kisaran pertumbuhan 5% jika hanya mengandalkan konsumsi domestik dan belanja pemerintah.
Baca Juga: Harga Minyak Naik, Bank Dunia: Indonesia Masih Relatif Tahan
Karena itu, akselerasi hilirisasi komoditas seperti nikel, bauksit, kakao, rumput laut, perikanan, dan CPO menjadi sangat penting.
“Harus percepat hilirisasi nikel, bauksit, kakao, rumput laut, perikanan, CPO, dan sebagainya,” ucapnya melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (10/4/2026).
Ia menilai penguatan resource based industry melalui pembangunan smelter, biofuel, dan green industry akan memberikan nilai tambah yang jauh lebih besar bagi perekonomian nasional.
Tak hanya itu, tambahan penerimaan negara dari lonjakan harga komoditas atau windfall profit juga dapat diarahkan untuk membiayai transisi energi.
Menurut Didik, dana tersebut bisa digunakan untuk mempercepat roadmap ekonomi rendah karbon dan pengembangan sektor energi hijau.
“Windfall profit dapat menjadi sumber pembiayaan transisi energi menuju energi hijau,” ujarnya.
Baca Juga: Krisis Minyak Dampak Perang AS-Iran Kian Terasa di Berbagai Penjuru Dunia
Dengan demikian, krisis harga minyak tidak semata menjadi tekanan fiskal, tetapi juga peluang untuk konsolidasi ekonomi, efisiensi, dan transformasi struktural jangka panjang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






