Akurat
Pemprov Sumsel

BP BUMN Perkuat Transformasi untuk Dukung Asta Cita Prabowo

Esha Tri Wahyuni | 10 April 2026, 21:18 WIB
BP BUMN Perkuat Transformasi untuk Dukung Asta Cita Prabowo
BP BUMN memperkuat transformasi perusahaan pelat merah untuk mendukung Asta Cita Prabowo, dorong pertumbuhan ekonomi dan dampak sosial nasional.

AKURAT.CO Badan Pengelola (BP) BUMN memperkuat arah kebijakan transformasi perusahaan pelat merah guna mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Langkah ini ditegaskan dalam rapat internal yang dipimpin Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, bersama jajaran pimpinan, dengan fokus pada peningkatan kontribusi ekonomi sekaligus dampak sosial bagi masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, BP BUMN menekankan bahwa peran BUMN tidak lagi terbatas sebagai entitas bisnis pencetak laba, tetapi juga sebagai instrumen pembangunan nasional.

Baca Juga: BP BUMN Perkuat Layanan AirNav Indonesia untuk Keselamatan Penerbangan Nasional

“BUMN harus menjadi motor penggerak yang tidak hanya menghasilkan nilai ekonomi, tetapi juga mampu memberikan dampak sosial yang luas dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Dony Oskaria dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Secara data, kontribusi BUMN terhadap perekonomian nasional tergolong signifikan. Berdasarkan laporan Kementerian BUMN, total aset BUMN per 2024 mencapai lebih dari Rp9.000 triliun, dengan kontribusi dividen ke negara sebesar Rp85,5 triliun.

Selain itu, BUMN juga menyerap jutaan tenaga kerja langsung maupun tidak langsung, menjadikannya salah satu pilar utama dalam struktur ekonomi Indonesia.

BP BUMN menegaskan, penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel menjadi fondasi utama dalam transformasi ini. Hal ini sejalan dengan tuntutan global terhadap praktik good corporate governance (GCG), terutama di tengah dinamika ekonomi dunia yang dipengaruhi ketegangan geopolitik dan volatilitas pasar.

Target Asta Cita 5-6 Persen

Sebagai informasi, reformasi BUMN telah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir, termasuk restrukturisasi, konsolidasi holding, hingga penutupan BUMN yang tidak sehat.

Pada era sebelumnya, langkah ini difokuskan untuk meningkatkan efisiensi dan profitabilitas. Kini, arah kebijakan diperluas dengan memasukkan dimensi dampak sosial sebagai indikator kinerja utama.

Baca Juga: Kolaborasi BP BUMN dan Kementerian PKP, Percepat Program 3 Juta Rumah di Perkotaan

Penguatan peran BUMN dalam Asta Cita juga dinilai strategis mengingat target pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diproyeksikan berada di kisaran 5–6% dalam beberapa tahun ke depan, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) dan asumsi APBN 2026.

Dalam konteks ini, BUMN diharapkan mampu menjadi katalis melalui investasi, pembangunan infrastruktur, serta pengembangan sektor strategis seperti energi, pangan, dan hilirisasi industri.

Dari sisi dampak, kebijakan ini berpotensi meningkatkan kualitas layanan publik, membuka lapangan kerja, serta memperluas akses masyarakat terhadap sektor-sektor vital.

Sedangkan di sisi pasar, arah transformasi ini juga menjadi sinyal positif bagi investor, terutama terkait peningkatan transparansi dan efisiensi operasional BUMN.

BP BUMN akan terus mengawal implementasi strategi ini melalui pengawasan ketat dan evaluasi berkala terhadap kinerja BUMN. Langkah lanjutan mencakup percepatan inovasi, penguatan talenta, serta optimalisasi peran BUMN dalam membangun ekosistem ekonomi yang tangguh dan inklusif.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.