PTP Nonpetikemas Catat Kinerja Stabil Kuartal I-2026, Curah Cair Naik 16 Persen

AKURAT.CO PT Pelabuhan Tanjung Priok atau PTP Nonpetikemas yang merupakan bagian dari Pelindo Group mencatat kinerja operasional yang stabil pada kuartal I-2026.
Hingga periode tersebut, total throughput nonpetikemas yang meliputi general cargo, curah kering, curah cair, dan bag cargo tercatat sebesar 12,04 juta ton, menunjukkan kinerja yang tetap terjaga di tengah dinamika arus logistik nasional.
Dari total throughput tersebut, curah kering masih mendominasi dengan porsi 46%, diikuti curah cair sebesar 25%, general cargo sebesar 24%, dan bag cargo sebesar 5%.
Baca Juga: IPC TPK Bukukan Pertumbuhan Arus Petikemas 8,7 Persen di Februari 2026
Komposisi ini menunjukkan bahwa segmen curah kering tetap menjadi layanan utama dengan kontribusi signifikan dari pertumbuhan curah cair.
Pada kuartal I-2026, realisasi curah cair tercatat sebesar 3,09 juta ton atau tumbuh 16% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 2,67 juta ton.
Capaian ini juga melampaui target RKAP kuartal I-2026 sebesar 2,52 juta ton. Sementara itu, curah kering sebagai backbone operasional mencatat realisasi sebesar 5,76 juta ton, yang meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dan sejalan dengan target yang ditetapkan.
Untuk segmen lainnya, general cargo terealisasi sebesar 2,92 juta ton atau mengalami penyesuaian sebesar 5% dibandingkan tahun sebelumnya.
Adapun bag cargo tercatat sebesar 656 ribu ton atau turun tipis 3,3% secara tahunan. Meskipun demikian, kedua segmen tersebut masih berada dalam koridor kinerja yang terkendali.
Direktur Utama PTP Nonpetikemas, Indra Hidayat Sani menyampaikan bahwa capaian kinerja pada awal tahun ini menunjukkan ketahanan operasional perusahaan dalam menghadapi dinamika arus logistik.
“Kinerja Kuartal I-2026 menunjukkan bahwa operasional PTP Nonpetikemas tetap berjalan optimal dengan dukungan peningkatan pada segmen curah cair. Kami terus berupaya menjaga keseimbangan kinerja di seluruh lini bisnis melalui peningkatan pelayanan dan optimalisasi fasilitas,” kata Indra, Kamis (23/4/2026).
Secara operasional, kontribusi terbesar pada segmen curah cair berasal dari beberapa cabang utama seperti Teluk Bayur, Pontianak, dan Jambi yang mencatatkan volume signifikan.
Sementara itu, pada segmen curah kering, Cabang Tanjung Priok, Panjang, dan Pontianak menjadi penopang utama throughput perusahaan. Sejalan dengan tren tersebut, peningkatan pada segmen curah cair juga mencerminkan menguatnya aktivitas distribusi komoditas strategis nasional, termasuk energi dan bahan baku industri.
“Hal ini menunjukkan peran pelabuhan nonpetikemas yang semakin krusial dalam menjaga kelancaran rantai pasok domestik, khususnya dalam mendukung kebutuhan sektor industri dan manufaktur di berbagai wilayah Indonesia,” ujar Indra.
Di sisi lain, stabilnya kinerja curah kering serta terjaganya volume general dan bag cargo mengindikasikan bahwa aktivitas logistik nasional masih bergerak dalam koridor yang resilien.
PTP Nonpetikemas sebagai bagian dari ekosistem Pelindo Group terus berperan dalam memastikan konektivitas antarwilayah tetap berjalan optimal, sekaligus mendukung pemerataan distribusi barang dan penguatan ekonomi nasional.
Pada kuartal pertama Tahun 2026, PTP Nonpetikemas ikut berperan dalam Mudik Bersama BUMN melalui kontribusinya dengan menyediakan 4 bus rute Jakarta-Purwokerto (Pergi-Pulang).
Angkutan mudik tersebut membawa 200 pemudik yang diberangkatkan bersama dalam flag-off Mudik Bersama Pelindo Group. Kontribusi ini dilaksanakan sebagai bentuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PTP Nonpetikemas terhadap masyarakat.
“Kinerja akan terus dioptimalkan baik dalam segi operasional dan bisnis perusahaan terhadap kepuasan pelanggan serta sebagai salah satu alur utama logistic khususnya kemasan nonpetikemas.
"Selain itu, tentu kami akan berupaya mengambil peran dalam Masyarakat sebagai Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan yang tepat sesuai kebutuhan Masyarakat,” ujar Fiona Sari Utami, Senior Manager Sekretaris Perusahaan PTP Nonpetikemas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









