PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik Data Center Microsoft

AKURAT.CO PT PLN (Persero) berhasil menyelesaikan rangkaian proyek infrastruktur ketenagalistrikan Data Center Microsoft di kawasan Greenland International Industrial Center (GIIC), Kota Deltamas, Cikarang, dan Karawang International Industrial City (KIIC), Jawa Barat.
Penyelesaian proyek Konsumen Tegangan Tinggi (KTT) ini merupakan komitmen perseroan dalam mendukung sektor industri data center sekaligus memperkokoh Indonesia sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara.
PLN melalui PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) dan PLN Pusat Manajemen Proyek (Pusmanpro) telah merampungkan pembangunan dan pengoperasian Gardu Induk (GI) 150 kilovolt (kV) Data Center Bay Microsoft Line JKT 11 A & B di kawasan GIIC, Cikarang.
Baca Juga: PLN Suplai 511 MVA untuk Data Center DayOne di Batam
Di lokasi lain, pembangunan GI 150 kV KIIC II/Margakarya Line JKT 09 dan JKT 02 yang akan menyalurkan kebutuhan listrik PT Microsoft Operation Indonesia di kawasan KIIC juga berhasil dituntaskan.
Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Suroso Isnandar menegaskan, penyelesaian proyek ini merupakan bagian dari langkah strategis PLN dalam memperkuat peran Indonesia sebagai pusat pertumbuhan ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara.
Keberhasilan ini, menurut Suroso, adalah tonggak penting dalam penyediaan pasokan listrik andal bagi pusat data berstandar internasional.
“PLN memandang pengembangan ekosistem data center sebagai salah satu pilar penting dalam transformasi ekonomi nasional. Oleh karena itu, kami menyiapkan infrastruktur ketenagalistrikan yang tidak hanya andal, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan industri digital yang terus berkembang,” kata Suroso dalam keterangannya, Rabu (29/4/2026):
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT), Kishartanto Purnomo Putro menyampaikan, pemenuhan kelistrikan nasional sudah menjadi tanggung jawab PLN untuk setiap lini sektor, termasuk industri digital yang semakin pesat.
Dirinya menambahkan, kepercayaan yang ditunjukkan Microsoft sebagai perusahaan teknologi global menjadi indikator kapasitas Indonesia di kancah internasional yang turut mengerek roda perekonomian investasi baik skala lokal maupun nasional.
“PLN tidak hanya menyediakan listrik, tetapi juga menghadirkan fondasi bagi pertumbuhan investasi dan ekonomi digital nasional. Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan kesiapan infrastruktur,” imbuh Krishartanto.
Di sisi lain, Energy Asia Pacific Regional Lead Microsoft, Leo Wirawan menekankan bahwa keandalan dan keberlanjutan pasokan listrik menjadi faktor kunci dalam mendukung operasional data center global.
Dirinya menilai kolaborasi dengan PLN tidak hanya memastikan kebutuhan energi terpenuhi, tetapi juga berperan penting dalam mendorong pengembangan ekosistem data center di Tanah Air.
“Kami percaya PLN mampu menghadirkan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia,” ujar Leo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








