Akurat Logo

Kementerian ESDM Sebut Pembelian Solar SPBU Swasta Lewat Pertamina Sudah Berlaku

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 6 Mei 2026, 18:57 WIB
Kementerian ESDM Sebut Pembelian Solar SPBU Swasta Lewat Pertamina Sudah Berlaku
Dirjen Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan kebijakan pembelian solar oleh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) swasta melalui Pertamina sudah mulai berjalan.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas), Laode Sulaeman menjelaskan, sejak kebijakan tersebut diumumkan, pemerintah bersama para pemangku kepentingan telah melakukan berbagai pertemuan untuk mematangkan implementasinya di lapangan.

“Sebenernya kan sejak diumumkan, itu sudah dilakukan pertemuan pertemuan. dan kalau ditanya ke swasta pasti sudah ada, coba aja tanya,” kata Laode di Kementerian ESDM, Rabu (6/5/2026).

Baca Juga: Bahlil Pastikan CNG Disubsidi, Harga Ditargetkan Setara LPG 3 Kg

Saat dikonfirmasi mengenai target implementasi yang sebelumnya disebutkan pada April, Laode menegaskan bahwa saat ini kebijakan tersebut sudah direalisasikan. “Sudah jalan,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) swasta akan membeli solar dalam negeri yang dipasok PT Pertamina (Persero).

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengatakan SPBU swasta akan membeli solar dari Pertamina mulai April 2026.

“Iya, rencananya mulai April sudah harus menggunakan solar dalam negeri,” kata Laode di Kementerian ESDM, Jumat (6/2/2026).

Laode mengungkapkan sudah melakukan sejumlah pertemuan dengan badan usaha pengelola SPBU swasta dan Pertamina guna membahas pembelian solar dari perusahaan pelat merah tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, Pertamina diminta menyediakan loading port yang memadai agar distribusi solar ke SPBU swasta dapat berjalan lancar.

“Intinya kita kan pada saat transisi ini Pertamina harus menyediakan loading port yang memadai.Kemudian kargonya juga seperti, dimecingkan juga dengan berapa volume yang dipesan,” ujarnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.