Akurat Logo

Bulog Gelar Pangan Murah, Harga Sembako Dipangkas 40%

Esha Tri Wahyuni | 11 Mei 2026, 15:40 WIB
Bulog Gelar Pangan Murah, Harga Sembako Dipangkas 40%
Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani

AKURAT.CO Perum Bulog menggelar gerakan pangan murah (GPM) dengan potongan harga hingga 30-40% di bawah harga eceran tertinggi (HET) serta membagikan 1.000 paket sembako gratis kepada masyarakat berpenghasilan rendah dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 perusahaan, Senin (11/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di kawasan Kantor Pusat Perum Bulog, Jakarta, itu dinilai menjadi langkah stabilisasi pangan di tengah tekanan daya beli masyarakat dan fluktuasi harga kebutuhan pokok dalam beberapa bulan terakhir.

Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memperluas akses pangan murah sekaligus memperkuat peran sosial BUMN pangan.

Baca Juga: Amran Audiensi dengan BEM SI, Buktikan Surplus Beras di Gudang Bulog Bukan dari Impor

“Setelah bazar ini nanti penyerahan sembako gratis kepada 1.000 penerima manfaat,” kata Rizal usai membuka Bazar dan Gerakan Pangan Murah di Jakarta, Senin (11/5/2026).

Menurutnya, paket bantuan yang dibagikan berisi beras, minyak goreng, dan sejumlah komoditas pangan lain yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari.

Tak hanya membagikan sembako, Bulog juga menjual sejumlah komoditas pangan dengan harga lebih rendah dibandingkan HET pemerintah. Produk yang dijual dalam program GPM antara lain beras dan minyak goreng.

Rizal menyebutkan, diskon harga pangan hingga 40% tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat menekan pengeluaran rumah tangga, terutama kelompok berpendapatan rendah yang paling rentan terhadap kenaikan harga pangan.

“Kegiatan ulang tahun tahun ini dilaksanakan secara sederhana tetapi tetap memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan itu, Bulog juga melibatkan sekitar 70 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui bazar pangan dan produk rakyat. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga perputaran ekonomi masyarakat kecil di tengah tantangan konsumsi domestik.

Baca Juga: Bulog Pastikan Distribusi Minyakita Berjalan Berkelanjutan

Selain bazar dan pasar murah, perusahaan turut menyalurkan santunan kepada anak yatim serta menggelar aksi donor darah yang melibatkan karyawan dan sejumlah pihak eksternal.

Momentum HUT ke-59 ini juga digunakan Bulog untuk menegaskan kembali perannya dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Rizal mengatakan perusahaan terus berupaya menjadi lembaga pangan yang profesional, modern, dan adaptif menghadapi dinamika distribusi serta cadangan pangan nasional.

“Bulog terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada petani dan menjaga stabilitas pangan nasional secara berkelanjutan,” katanya.

Bulog merupakan institusi strategis pemerintah yang selama puluhan tahun berperan dalam menjaga stok dan stabilitas harga beras nasional. Dalam beberapa tahun terakhir, fungsi Bulog semakin diperluas tidak hanya sebagai operator cadangan pangan pemerintah, tetapi juga bagian dari intervensi pasar saat harga pangan bergejolak.

Program gerakan pangan murah sendiri menjadi salah satu instrumen yang kerap digunakan pemerintah dan BUMN pangan untuk menekan inflasi pangan, terutama saat terjadi kenaikan harga beras dan minyak goreng.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kelompok makanan, minuman, dan tembakau masih menjadi salah satu penyumbang utama inflasi nasional dalam beberapa periode terakhir. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap pengeluaran rumah tangga masyarakat kelas menengah bawah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.