Kadin China Keluhkan Kebijakan HPM Nikel, Ini Repons Bahlil

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) buka suara terkait surat yang dilayangkan oleh China Chamber of Commerce in Indonesia atau Kadin China di Indonesia kepada Presiden Prabowo Subianto.
Adapun dalam surat tersebut, Kadin China mengeluhkan beberapa kebijakan pemerintah seperti kenaikan pajak dan royalti hingga perubahan ketentuan Harga Patokan Mineral (HPM) nikel.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mengaku belum menerima surat dari Kadin China terkait dengan keluhan tersebut “Belum, saya belum dapat surat itu,” kata Bahlil saat ditemui di Kejaksaan Agung (Kejagung) dikutip, Kamis (14/5/2026).
Baca Juga: Bahlil: Filipina Segera Masuk Jaringan Listrik Trans Borneo
Meski demikian, Bahlil menyampaikan bahwa sejumlah pelaku usaha asal China telah menyampaikan keberatan terkait kebijakan HPM nikel yang baru.
Bahkan, kata Bahlil komunikasi juga dilakukan melalui Duta Besar China untuk Indonesia. “Beberapa sudah komunikasi, dubes juga sudah ngomong sama saya, saya berikan penjelasan dengan baik,” tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, China Chamber of Commerce in Indonesia atau Kadin China di Indonesia diketahui telah melayangkan surat kepada Presiden Prabowo Subianto.
Dalam surat itu, organisasi tersebut menyoroti sejumlah kebijakan pemerintah, termasuk keputusan Kementerian ESDM terkait kenaikan Harga Patokan Mineral (HPM) bijih nikel beserta perubahan formula perhitungannya yang kini memasukkan komponen kobalt, besi, dan mineral ikutan lainnya.
Menurut mereka, kebijakan tersebut berpotensi meningkatkan biaya komprehensif bijih nikel hingga sekitar 200%.
Kondisi itu dinilai dapat memengaruhi keberlangsungan proyek yang sudah berjalan, prospek investasi baru, kinerja ekspor, serta keberlanjutan lapangan kerja bagi lebih dari 400 ribu tenaga kerja di rantai industri nikel.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








