PalmCo Pasang PLTS di Gereja Kalbar, Dorong Energi Bersih

AKURAT.CO Sub Holding PTPN III (Persero), PTPN IV PalmCo memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap di Gereja Katolik Santo Kristoforus Stasi Plasma, Desa Amboyo Inti, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat.
Program tersebut menjadi bagian dari bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang diserahterimakan pada Selasa (5/5/2026), menjelang peringatan Hari Kenaikan Yesus Kristus.
Melalui program ini, PalmCo ingin mendukung kebutuhan energi rumah ibadah sekaligus membantu menekan biaya operasional gereja melalui pemanfaatan energi baru terbarukan berbasis tenaga surya.
Baca Juga: Konflik Cot Girek Meluas, Kerugian PTPN IV Tembus Rp44 Miliar
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Santosa mengatakan langkah tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung transisi energi nasional dan efisiensi energi yang saat ini terus didorong pemerintah.
“PalmCo ingin menjadi bagian dari gerakan penggunaan energi baru terbarukan melalui langkah konkret yang langsung dirasakan masyarakat. Bantuan PLTS di rumah ibadah ini menjadi simbol bahwa transformasi energi bisa dimulai dari lingkungan terdekat,” ujar Jatmiko dalam keterangannya.
Diketahui, PLTS atap yang dipasang memiliki kapasitas 2.250 Wp dengan inverter 2.000 VA menggunakan sistem on-grid.
Melalui sistem tersebut, energi listrik dari panel surya dapat langsung digunakan pada siang hari, sementara kelebihan daya akan dialirkan kembali ke jaringan PLN tanpa memerlukan baterai penyimpanan.
Keberadaan PLTS dinilai mampu membantu kebutuhan listrik operasional gereja, mulai dari penerangan, pengeras suara, kipas angin, hingga aktivitas pelayanan umat sehari-hari.
Selain pemasangan instalasi, PalmCo bersama mitra teknis juga memberikan pelatihan dasar kepada pengurus gereja terkait pengoperasian dan pemeliharaan sistem PLTS agar dapat dimanfaatkan secara optimal dalam jangka panjang.
Baca Juga: PTPN IV Gelontorkan Rp12,9 M untuk Digitalisasi Sekolah Pelosok
Berdasarkan perhitungan perusahaan, pemanfaatan PLTS tersebut diperkirakan mampu menghasilkan penghematan energi sekitar 236 kWh per bulan.
Dengan asumsi tarif listrik rumah tangga non-subsidi golongan R1/2.200 VA sebesar Rp1.444,70 per kWh, gereja berpotensi menghemat biaya listrik hingga sekitar Rp340 ribu per bulan atau lebih dari Rp4 juta per tahun.
Pengurus Gereja Katolik Santo Kristoforus, Hunin Herdanus, menyambut positif bantuan tersebut.
Menurutnya, biaya listrik selama ini menjadi salah satu pengeluaran rutin gereja yang cukup besar sehingga kehadiran PLTS sangat membantu efisiensi operasional.
Apresiasi juga disampaikan Sekretaris Desa Amboyo Inti, Junaedi, yang menilai program tersebut relevan dengan kebutuhan masyarakat setempat.
PalmCo menyebut program ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas pemanfaatan energi bersih di wilayah operasional.
Ke depan, perusahaan membuka peluang pengembangan program serupa di fasilitas sosial lain seperti sekolah, klinik, hingga rumah ibadah di berbagai regional operasional perusahaan.
“PalmCo akan terus hadir melalui program-program yang tidak hanya produktif secara bisnis, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan lingkungan secara berkelanjutan,” tutup Jatmiko.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









