Kementerian ESDM Kebut Proyek Pipa Gas Dusem, Target Tersambung 2028

AKURAT.CO Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan pembangunan proyek pipa gas Dumai–Sei Mangkei (Dusem) terus berjalan.
Direktur Jenderal Migas, Laode Sulaeman mengatakan proyek strategis tersebut saat ini dikerjakan secara paralel pada dua segmen pembangunan guna mempercepat penyelesaian jaringan pipa gas di wilayah Sumatera.
Laode menambahkan, pihaknya menargetkan pipa tersebut mulai bisa dialiri gas pada tahun 2028.
Baca Juga: Perkuat Infrastruktur Gas Jawa, Pertagas Jadi Operator Pipa Gas Cisem II
“Sudah mulai tahun ini. Kita membangun Dusem itu dibagi dua segmen. Dibangun secara paralel dan kita enggak bicara tahapan, tapi kontraktor harus bisa menyelesaikan sehingga awal 2028 itu sudah bisa nyambung,” kata Laode di Kementerian ESDM, Senin (18/5/2026).
Adapun, Proyek jaringan pipa transmisi gas Dusem sepanjang total kurang lebih 541,8 km dibagi menjadi dua segmen utama.
Segmen 1, yaitu SKG Belawan sampai dengan Stasiun Labuhan Batu sepanjang 279,8 km, dengan kontraktor pelaksana KSO PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT Nindya Karya, memiliki nilai kontrak Rp3,6 Triliun.
Sementara Segmen 2 Stasiun Labuhan Batu sampai dengan Fasilitas Duri sepanjang 262 km dengan kontraktor pelaksana KSO PT Remaja Bangun Kencana Kontraktor, PT Brantas Abipraya (Persero), PT Sumber Bangun Sentosa, dan PT Singgar Mulia memiliki nilai kontrak Rp2,8 Triliun.
Berdasarkan data laporan proyek, hingga minggu ke-8, pelaksanaan pekerjaan menunjukkan capaian yang positif dan berada di atas target yang ditetapkan.
Realisasi pada Engineering-Procurement-Construction (EPC) Segmen 1 telah mencapai 12,447% dari target sebesar 7,638%, sementara EPC Segmen 2 mencapai 12,061% dari rencana awal sebesar 10,295%.
Pipa yang digunakan dalam proyek ini juga merupakan pipa produksi dalam negeri dengan target komitmen Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) EPC sebesar 60,9% untuk Segmen 1 dan 62,49% untuk Segmen 2.
Baca Juga: Kementerian ESDM Kebut Infrastruktur Pipa Gas Perkuat Konektivitas Sumatra–Jawa
Percepatan progres fisik ini didukung oleh kelancaran distribusi material, di mana pengiriman pipa Batch 1 untuk Segmen 1 telah dimulai sejak 14 Februari 2026.
Dengan total sebanyak 1.900 batang melalui jalur laut menggunakan tongkang atau barge, yang akan segera disusul oleh pengiriman Batch 1 Segmen 2 dengan total sebanyak 130 batang per hari melalui jalur darat menggunakan armada trailer lowbed pada 23 Februari 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







