Akurat Logo

PLN NP Dorong Pembangkit Termal Lebih Fleksibel dan Andal

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 26 Mei 2026, 14:52 WIB
PLN NP Dorong Pembangkit Termal Lebih Fleksibel dan Andal
PLN Nusantara Power menilai pembangkit termal harus adaptif untuk menjaga stabilitas pasokan listrik saat transisi energi berlangsung.

AKURAT.CO PT PLN Nusantara Power terus memperkuat peran pembangkit termal dalam menjaga keandalan dan fleksibilitas sistem kelistrikan nasional, salah satunya melalui kegiatan seminar dan focus group discussion bersama Mitsubishi Power.

Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi strategis bagi para pemangku kepentingan di sektor pembangkitan, termasuk PLN, PLN Nusantara Power, PLN Indonesia Power, serta Mitsubishi Power Group.

Direktur Operasi Pembangkit Gas PLN Nusantara Power, Komang Parmita, mengatakan bahwa transisi energi telah membawa perubahan besar terhadap pola operasi sistem kelistrikan.

Baca Juga: PLN NP Genjot Cofiring, Produksi Energi Hijau Capai 245 GWh

Menurutnya, meningkatnya kontribusi energi terbarukan menuntut sistem tenaga listrik menjadi lebih adaptif, responsif, dan mampu menjaga keseimbangan pasokan listrik secara berkelanjutan.

“Di era transisi energi, pembangkit listrik termal tidak lagi hanya berfungsi sebagai pembangkit baseload konvensional. Pembangkit termal harus mampu bertransformasi menjadi aset yang fleksibel, andal, dan berperan aktif dalam menjaga stabilitas sistem kelistrikan nasional,” kata Komang, Selasa (26/5/2026).

Komang menambahkan bahwa aspek keandalan dan fleksibilitas operasional menjadi semakin penting dalam mendukung ketahanan energi nasional. Pembangkit termal tetap memiliki peran strategis, khususnya dalam menjaga kestabilan sistem saat pasokan dari energi terbarukan mengalami fluktuasi.

“Keberhasilan transisi energi tidak hanya diukur dari seberapa cepat pengembangan pembangkit energi terbarukan dilakukan, tetapi juga dari kemampuan kita menjaga keandalan, fleksibilitas, dan resiliensi sistem kelistrikan yang telah berjalan. Karena itu, operational excellence menjadi fondasi penting dalam proses transformasi ini,” tambahnya.

Rangkaian seminar diawali dengan diskusi panel yang menghadirkan para leader dan pakar di sektor pembangkitan listrik.

Dalam forum tersebut, para peserta bertukar pandangan mengenai perkembangan peran pembangkit termal, strategi peningkatan keunggulan operasional, penguatan keandalan aset, pengembangan teknologi, serta pentingnya kolaborasi lintas pihak dalam menghadapi era transisi energi.

Baca Juga: PLN NP Percepat Energi Hijau, 25 PLTU Sudah Co-Firing Biomassa

Pembahasan dalam seminar ini diharapkan dapat memperkuat penerapan praktik terbaik di lingkungan PLN Group, meningkatkan keandalan operasi pembangkit, serta mendorong lahirnya inovasi yang aplikatif dan dapat diimplementasikan pada sistem pembangkitan nasional.

PLN NP menilai bahwa penguasaan teknologi perlu didukung oleh kolaborasi yang erat antara utilitas, manufaktur, engineer, dan penyedia teknologi. Sinergi tersebut menjadi kunci dalam mempercepat transformasi operasional pembangkit agar mampu menjawab tantangan ketenagalistrikan di masa depan.

PLN NP juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pembicara, panelis, engineer, serta mitra strategis yang telah berkontribusi dalam kegiatan tersebut. Forum ini diharapkan tidak hanya menjadi wadah diskusi, tetapi juga menghasilkan rekomendasi, insight, dan solusi konkret yang dapat ditindaklanjuti untuk memperkuat ekosistem pembangkitan nasional.

Melalui penguatan aspek reliability, flexibility, innovation, dan operational excellence, PLN NP menegaskan komitmennya untuk terus mendukung agenda transisi energi nasional dengan tetap menjaga keandalan dan ketahanan sistem kelistrikan Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.