Internet Rakyat Rp100 Ribu Jadi Senjata Baru WIFI Rebut Pasar Broadband Nasional

AKURAT.CO Di tengah mahalnya biaya internet rumah dan belum meratanya kualitas koneksi di berbagai daerah, PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI) mencoba memainkan kartu berbeda: menjual internet fixed broadband hingga 100 Mbps dengan tarif Rp100 ribu per bulan.
Melalui anak usahanya, PT Telemedia Komunikasi Pratama, emiten berkode WIFI itu resmi meluncurkan IRA, Internet Rakyat di Regional-1 yang mencakup Pulau Jawa, Maluku, dan Papua.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan memperluas penetrasi fixed broadband nasional yang selama ini masih tertinggal dibanding negara-negara ASEAN lainnya.
Baca Juga: Cara Daftar Internet Rakyat 5G, WiFi Murah Rp100 Ribu dengan Kecepatan 100 Mbps
Peluncuran tersebut bukan sekadar ekspansi layanan internet biasa. SURGE melihat masih lebarnya jurang akses digital di Indonesia sebagai peluang pasar yang belum sepenuhnya digarap pemain besar industri telekomunikasi.
Menurut Direktur Utama PT Telemedia Komunikasi Pratama sekaligus Direktur WIFI, Shannedy Ong, dengan cakupan populasi lebih dari 200 juta jiwa di wilayah Jawa, Maluku, dan Papua, permintaan internet rumah murah dan berkualitas masih akan tumbuh agresif dalam beberapa tahun mendatang.
“IRA merupakan wujud nyata komitmen kami untuk menghadirkan internet fixed broadband berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia. Kami percaya bahwa akses internet bukan lagi sebuah kemewahan, melainkan kebutuhan dasar yang harus dapat diakses oleh semua kalangan,” ujar Shannedy Ong dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis (28/5/2026).
Berbeda dengan model broadband konvensional yang bergantung penuh pada jaringan kabel, IRA memanfaatkan teknologi 5G Fixed Wireless Access (FWA) pada spektrum 1,4 GHz yang dipadukan dengan dukungan jaringan Fiber-To-The-Home (FTTH).
Strategi ini memungkinkan ekspansi jaringan dilakukan lebih cepat dan lebih efisien, terutama di wilayah yang belum memiliki infrastruktur kabel memadai.
Per 26 Mei 2026, SURGE menyebut IRA telah didukung lebih dari 550 site aktif dan 3.189 radio units yang tersebar di lebih dari 82 kota dan kabupaten di Jawa, Maluku, dan Papua. Infrastruktur tersebut menjadi fondasi utama perusahaan untuk memperluas layanan broadband murah di luar kota-kota utama.
Momentum peluncuran IRA juga dikaitkan dengan agenda hiburan massal. Melalui kolaborasi dengan TVRI dan platform digital FolaPlay, pelanggan akan mendapatkan akses menonton Piala Dunia secara gratis melalui program promosi grand launching yang berlangsung hingga 19 Juli 2026.
Dalam program tersebut, pelanggan memperoleh layanan internet gratis selama tiga bulan serta akses streaming Piala Dunia dengan biaya mulai Rp100 ribu selama periode promosi.
Di balik strategi pemasaran agresif itu, SURGE sesungguhnya sedang bertaruh pada satu tesis besar: internet murah akan menjadi pintu masuk pertumbuhan ekonomi digital nasional berikutnya.
“Kami percaya bahwa pemerataan akses internet akan menjadi salah satu fondasi penting pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Karena itu, kami akan terus mempercepat implementasi IRA agar semakin banyak masyarakat dapat menikmati layanan fixed broadband yang cepat, andal, dan terjangkau,” kata Shannedy.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









