Rasio Elektrifikasi RI Capai 99,83 Persen, Kementerian ESDM Kejar Akses Listrik Merata

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan, hingga triwulan I-2026 rasio elektrifikasi Indonesia tercatat mencapai 99,83%.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan capaian tersebut meningkat signifikan dibandingkan kondisi pada 2016 yang masih berada di level 91,16%.
“Berdasarkan data pada triwulan I tahun 2026, rasio elektrifikasi di Indonesia mencapai 99,83 persen. Meningkat signifikan dibanding 91,16 persen pada tahun 2016,” kata Tri dalam rapat bersama Komisi XII DPR RI, Kamis (4/6/2026).
Tri menambahkan, sejumlah provinsi bahkan telah berhasil mencapai rasio elektrifikasi 100%. Di antaranya adalah Provinsi Bali dan Daerah Khusus Jakarta yang seluruh penduduknya telah memiliki akses terhadap listrik.
“Bahkan beberapa provinsi telah mencapai 100 persen, yaitu Bali dan Jakarta,” tambahnya.
Dorong Program Lisdes
Lebih lanjut, Kementerian ESDM terus mempercepat pemerataan akses listrik nasional melalui Program Listrik Desa (Lisdes) dan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL).
Pada 2026, pemerintah menargetkan perluasan akses listrik di 2.065 lokasi dengan potensi menjangkau 173.853 calon pelanggan di berbagai wilayah Indonesia.
Tri menyampaikan, roadmap Program Lisdes dan BPBL periode 2025-2029 disusun sebagai peta jalan nasional untuk menuntaskan pemerataan akses listrik secara berkelanjutan, terutama di daerah terpencil, terluar, dan wilayah yang belum terjangkau jaringan listrik utama.
Pada 2025, pemerintah menargetkan pembangunan infrastruktur kelistrikan di 1.285 lokasi dengan potensi melayani 77.616 pelanggan. Namun, melalui optimalisasi anggaran, target tersebut berhasil ditingkatkan menjadi 1.516 lokasi.
Baca Juga: Perluas Akses Energi Bersih, Kementerian ESDM Mulai Pembangunan Jargas Tahap I di Cirebon
"Target awal untuk lisdes adalah untuk tahun 2025 sebesar 1.285 lokasi di mana dalam perjalanan kita mengalami optimisasi anggaran yang dapat meningkat menjadi 1.516 lokasi di mana realisasi konstruksi sudah selesai 100 persen,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






