Cisem II Tuntas, Gas JTB Kini Mengalir ke Koridor Industri Strategis

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan Pipa Transmisi Gas Bumi Ruas Batang–Cirebon–Kandang Haur Timur (Cisem II) sudah beroperasi secara penuh.
Hal ini ditandai dengan Seremonial Commissioning Pipeline Cisem II dan Integrasi Sistem Transmisi Gas bersama PT Pertamina Gas (Pertagas) dan PT PGN Tbk di Stasiun Kandang Haur Timur (KHT), Jawa Barat.
Direktur Jenderal Migas, Laode Sulaeman dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa commissioning Cisem II merupakan capaian penting dalam pengembangan infrastruktur energi nasional.
Baca Juga: Sesuaikan Harga Global dan Geopolitik, Kementerian ESDM Buka Peluang Relaksasi RKAB Secara Terukur
“Setelah keberhasilan Cisem I, hari ini kita menyaksikan commissioning Cisem II yang semakin memperkuat integrasi jaringan pipa gas bumi nasional. Infrastruktur ini akan meningkatkan fleksibilitas penyaluran gas dan memperkuat keandalan pasokan energi,” kata Laode dalam keterangannya, Selasa (9/6/2026).
Pelaksanaan commissioning di Kandang Haur Timur ini merupakan kelanjutan dari rangkaian commissioning yang telah dilakukan sebelumnya pada pertengahan Maret 2026 di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Jawa Tengah.
Tahapan ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapan operasional sistem secara menyeluruh hingga terhubung dengan fasilitas operasi eksisting Pertagas di Kandang Haur Timur.
Konektivitas jaringan transmisi gas bumi nasional akan semakin kuat dengan beroperasinya Pipa Cisem II.
Direktur Komersial PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk, Aldiansyah Idham menyampaikan bahwa commissioning Cisem II menjadi momentum penting bagi pengembangan sistem gas bumi nasional yang semakin terintegrasi.
“Commissioning Cisem II merupakan momentum yang telah lama dinantikan. Infrastruktur ini memungkinkan sistem penyaluran gas menjadi semakin fleksibel dan terintegrasi, sekaligus memperkuat keandalan pasokan energi nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama Pertagas, Indra P. Sembiring menyampaikan bahwa commissioning di Kandang Haur Timur menandai kesiapan operasional penuh sistem Cisem II yang kini telah terhubung dengan fasilitas operasi Pertagas.
“Dengan selesainya commissioning di Kandang Haur Timur, sistem Cisem II kini telah terhubung dengan fasilitas operasi Pertagas dan siap dioperasikan. Kehadiran Cisem II akan semakin memperkuat konektivitas jaringan pipa gas bumi nasional serta meningkatkan fleksibilitas operasi sistem transmisi gas,” tutur Indra.
Adapun, Pipa Cisem merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dibangun sepenuhnya menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian ESDM dalam rangka mendukung ketahanan energi nasional.
Baca Juga: Kementerian ESDM Bongkar Dugaan Tambang Emas Ilegal di Gunung Botak
Infrastruktur masif ini dirancang untuk memperkuat integrasi jaringan transmisi gas bumi nasional dari Pulau Sumatera hingga Jawa.
Pipa Cisem II dibangun dengan panjang sekitar 242 kilometer yang menghubungkan Batang, Jawa Tengah, hingga Kandang Haur Timur, Jawa Barat, dan menjadi mata rantai penting dalam sistem transmisi gas bumi nasional.
Sumber pasokan utama pada Pipa Cisem II pada tahap awal pengaliran gas berasal dari Lapangan Jambaran Tiung Biru (JTB).
Kehadiran aliran gas dari JTB melalui interkoneksi terintegrasi ini diharapkan dapat langsung memacu produktivitas kawasan industri strategis, termasuk Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).
Melalui beroperasinya Pipa Cisem II, Pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan menegaskan komitmennya untuk terus menjamin keandalan pasokan energi dengan membangun infrastruktur energi yang terintegrasi dan berkelanjutan guna memperkuat ketahanan energi nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







