Minat Mentorship Melonjak, Penguatan SDM Perempuan Jadi Modal Ekonomi Baru

AKURAT.CO Tingginya minat perempuan Indonesia untuk mengembangkan kapasitas kepemimpinan kembali terlihat dari Women's Space Mentorship Program 2026.
Program yang diinisiasi ParagonCorp bersama APDC Indonesia itu mencatat sebanyak 3.894 pendaftar dari berbagai daerah di Indonesia, namun hanya 60 peserta yang berhasil lolos seleksi untuk mengikuti program pendampingan intensif.
Artinya, tingkat penerimaan program tersebut hanya sekitar 1,54%, atau setara dengan satu peserta diterima dari setiap 65 pendaftar.
Baca Juga: ParagonCorp Gelar Novo Club Batch 4, Jadi Wadah Anak Muda Berinovasi dan Ciptakan Perubahan
Deputy CEO ParagonCorp, Sari Chairunnisa mengatakan, program ini dirancang untuk membuka akses belajar langsung kepada perempuan-perempuan pemimpin yang telah memiliki rekam jejak nyata di berbagai sektor.
"Kami tidak sekadar mengundang pembicara. Kami memilih para perempuan yang telah membuktikan bahwa kepemimpinan dapat dijalani dengan beragam cara, latar belakang, dan perjalanan hidup. Kami berharap peserta dapat belajar langsung dari pengalaman nyata para mentor, sekaligus melihat bahwa mereka pun memiliki peluang yang sama untuk tumbuh, memimpin, dan menciptakan dampak," kata Sari dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (22/6/2026).
Program tersebut menghadirkan 13 pemimpin perempuan lintas sektor yang akan membimbing peserta melalui berbagai sesi masterclass, mentoring kelompok, diskusi interaktif, hingga networking session.
Beberapa nama yang terlibat antara lain Nadia Habibie dari The Habibie Center, dr. Mesty Ariotedjo selaku Co-Founder dan CEO Tentang Anak, Prita Ghozie sebagai Founder dan CEO Zap Finance, Astri Wahyuni dari ParagonCorp, hingga Glory Oyong dari Kompas Gramedia.
Tingginya jumlah pendaftar menunjukkan bahwa akses terhadap mentor dan role model perempuan masih menjadi kebutuhan besar di Indonesia.
Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan Indonesia pada 2025 masih berada di kisaran 56%, jauh di bawah laki-laki yang berada di atas 84%. Sementara itu, keterwakilan perempuan pada posisi manajerial dan pengambil keputusan masih menjadi tantangan di berbagai sektor.
Kondisi tersebut membuat program mentorship semakin dipandang sebagai sarana penting untuk mempercepat pengembangan kapasitas, memperluas jejaring profesional, serta meningkatkan kepercayaan diri perempuan dalam mengambil peran kepemimpinan.
Women's Space Mentorship Program 2026 secara khusus menyasar perempuan dari berbagai latar belakang, mulai dari entrepreneur, socio entrepreneur, profesional lintas industri, hingga pegiat organisasi sosial.
Baca Juga: Solusi Jitu Pengolahan Sampah Kemasan, Paragon Empties Station Hadir di Halte CSW
Selain kepemimpinan dan pengembangan karier, program ini juga menempatkan penguatan kapasitas finansial perempuan sebagai salah satu materi utama.
Melalui sesi yang dipandu oleh Prita Ghozie, peserta akan mempelajari pengelolaan keuangan pribadi, penyusunan tujuan finansial, strategi penganggaran, pengelolaan arus kas, hingga perencanaan keuangan jangka panjang.
Menurut Sari, aspek finansial merupakan bagian penting dalam membangun kepemimpinan yang berkelanjutan.
"Kepemimpinan tidak hanya dibangun melalui kemampuan memengaruhi dan menggerakkan orang lain, tetapi juga melalui kesiapan menghadapi berbagai tantangan kehidupan, termasuk dalam aspek finansial. Karena itu, kami menghadirkan pembelajaran yang lebih holistik agar peserta memiliki bekal yang kuat untuk bertumbuh dan menciptakan dampak yang berkelanjutan," ujarnya.
Fenomena hampir 4.000 perempuan yang berebut 60 kursi mentorship menunjukkan meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya pengembangan kapasitas kepemimpinan di kalangan perempuan Indonesia.
Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai institusi pemerintah maupun swasta mulai mendorong peningkatan keterwakilan perempuan pada posisi strategis sebagai bagian dari agenda pembangunan sumber daya manusia dan pencapaian target pembangunan berkelanjutan (SDGs).
Melalui kolaborasi dengan APDC Indonesia, ParagonCorp berharap Women's Space dapat memperluas akses pembelajaran, mentorship, dan jejaring profesional yang dibutuhkan perempuan untuk berkembang sebagai pemimpin masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








