Isu PHK Massal Dipicu Lonjakan Harga Gas, Wamen ESDM Pastikan HGBT Tidak Naik

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) buka suara terkait kabar kenaikan harga gas yang berpotensi menimbulkan pemutusan hubungan kerja (PHK).
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung memastikan tidak ada kenaikan harga gas untuk sektor yang memperoleh fasilitas Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT).
Dirinya menjelaskan, rata-rata harga gas industri yang mendapatkan fasilitas HGBT berada di kisaran USD6,5 per MMBTU.
Baca Juga: Kementerian ESDM Kaji Opsi Penambahan Penerima HGBT
Bahkan, untuk sejumlah sektor prioritas yang memiliki orientasi ekspor, investasi besar, serta mendukung program hilirisasi, pemerintah menurunkan harga gas dari sebelumnya USD8,7 menjadi USD8 per MMBTU.
"Kemudian ada juga beberapa industri yang justru kita turunkan. Untuk yang orientasi ekspor, investasinya besar, dan mendukung hilirisasi, harga gasnya diturunkan dari USD8,7 menjadi USD8," ujarnya.
Terkait dengan kabar kenaikan harga gas yang berpotensi menekan operasional perusahaan hingga memicu PHK. Yuliot mengatakan, pemerintah akan mendalami laporan yang beredar.
Hal tersebut untuk mengetahui apakah industri yang dimaksud memang menerima pasokan gas dengan skema HGBT atau menggunakan gas non-HGBT yang harganya mengikuti mekanisme pasar.
"yang jadi ya kita juga industri yang mana ini ya, jadi ya kita kan harus dalamin ini informasinya. Jadi ya ini kebijakan kita beda, ya kenyataannya ini ya kita kan harus evaluasi terhadap gap yang ada,” tutur Yuliot.
Dikabarkan sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, menghubungi Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri setelah menerima laporan mengenai potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap pekerja pabrik keramik di Bekasi, Jawa Barat, yang disebut-sebut dipicu tingginya harga gas untuk sektor industri.
Peristiwa tersebut terjadi saat Dasco menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) di Jakarta, Selasa. Menjelang menyampaikan sambutannya, Dasco memilih menelepon Simon untuk meminta penjelasan terkait persoalan yang dikeluhkan para pekerja.
"Halo, Pak Dirut Pertamina ini saya lagi di Raker KSPI. Ya, saya tadi ditanyakan mengenai masalah gas industri. Jadi, ini saya tadi sudah rancang pidato cuma buyar semua nih gara-gara soal gas," kata Dasco saat menelepon Dirut Pertamina.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








