Akurat Logo

Fi Asia Indonesia 2026 Kembali Digelar, Dorong Pangan Berkualitas untuk Kesehatan dan Lingkungan

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 2 Juli 2026, 19:58 WIB
Fi Asia Indonesia 2026 Kembali Digelar, Dorong Pangan Berkualitas untuk Kesehatan dan Lingkungan
Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), Adhi S. Lukman

AKURAT.CO Food Ingredients (Fi) Asia Indonesia kembali digelar di Jakarta pada 16–18 September 2026, sebagai wujud komitmen dalam mendukung industri makanan dan minuman menghadapi perubahan ekspektasi konsumen yang terus berkembang.

Mengusung tema “Elevating Food Standards for a Healthier, Greener Future”, Fi Asia Indonesia menegaskan perannya sebagai platform strategis yang mendorong peningkatannstandar kualitas, keberlanjutan, serta kepemimpinan industri makanan minuman di Indonesia dan kawasan ASEAN.

Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), Adhi S. Lukman menekankan bahwa peningkatan standar mutu pangan kini menjadi keharusan strategis bagi industri.

Baca Juga: FI Asia Dorong Kemajuan Industri Mamin RI

“Industri makanan dan minuman tidak lagi cukup hanya memenuhi regulasi minimum. Ke depan, pelaku usaha harus secara aktif meningkatkan standar kualitas, keamanan pangan, dan nilai gizi produknya agar dapat menjawab tantangan kesehatan masyarakat sekaligus menjaga daya saing industri,” kata Adhi dalam konferensi pers Fi 2026, Kamis (2/7/2026).
 
Adhi menambahkan bahwa kolaborasi antara pelaku industri, regulator, dan institusi ilmiah menjadi kunci untuk memastikan peningkatan standar dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Menurutnya, melalui kolaborasi yang kuat, industri dapat mendorong adopsi standar yang lebih tinggi, mendukung kesehatan publik, sekaligus memperkuat ketahanan dan keberlanjutan sektor pangan nasional.

Peningkatan standar ini menjadi semakin relevan di tengah temuan global terkait keamanan pangan. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan bahwa pangan tidak aman masih menjadi penyebab ratusan juta kasus penyakit setiap tahunnya.

Di tempat yang sama, Direktur South East Asia Food and Agriculture Science & Technology (SEAFAST) Center LRI PGKH IPB, Puspo Edi Giriwono menegaskan bahwa kualitas dan keamanan pangan harus dibangun dari hulu ke hilir, from farm to table, sepanjang rantai pangan.

“Meningkatkan standar mutu dan keamanan pangan berarti memperkuat kontrol terhadap bahan baku, formulasi, dan proses produksi. Tujuannya bukan hanya memastikan pangan aman dikonsumsi, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi kesehatan, perekonomian, dan perdagangan jangka panjang,” jelas Puspo.

Sementara itu, Regional Portfolio Director – ASEAN Informa Markets, Rose Chitanuwat menegaskan bahwa Fi Asia Indonesia 2026 dirancang untuk menjadi lebih dari sekadar pameran.

Ditargetkan akan ada 700 brand berskala internasional yang bergabung dalam pameran ini dengan lebih dari 24.000 pengunjung yang akan hadir selama pameran. Rose menjelaskan bahwa kekuatan Fi Asia Indonesia terletak pada kemampuannya mempertemukan berbagai pemangku kepentingan.

“Fi Asia Indonesia 2026 hadir sebagai platform strategis yang menghubungkan inovasi, kepemimpinan industri, dan keberlanjutan dalam satu ekosistem pangan. Tema Elevating Food Standards for a Healthier, Greener Future mencerminkan urgensi transformasi yang sedang dihadapi industri saat ini,” tuturnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.