BPH Migas Pastikan Antrean BBM di Medan dan Binjai Sudah Terurai

AKURAT.CO Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bersama Pertamina Patra Niaga (PPN) terus memperkuat pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Medan dan Binjai, Sumatera Utara.
Selama dua hari terakhir, BPH Migas bersama PPN memantau langsung sejumlah SPBU di wilayah Medan dan Binjai. Antrean kendaraan mulai berkurang dan kondisi pelayanan di SPBU juga semakin membaik.
Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas menyampaikan, Pemerintah terus memastikan agar distribusi BBM berjalan dengan baik di wilayah yang menjadi perhatian masyarakat.
Baca Juga: Atasi Kelangkaan BBM di Sumut, Pemerintah Tambah Truk Tangki untuk Percepat Distribusi
“Hasil pemantauan titik-titik yang menjadi kerawanan distribusi antrean BBM Alhamdulillah sudah berjalan, terurai, dan normal,” kata Wahyudi dikutip dari laman BPH Migas, Senin (20/7/2026).
Untuk menjaga kelancaran penyaluran, distribusi BBM juga diperkuat dengan penambahan armada bantuan (spot charter) dan peningkatan volume pasokan BBM ke SPBU.
Langkah tersebut, kata Wahyudi dilakukan agar stok tetap terjaga dan pelayanan kepada masyarakat tidak terputus. “Masyarakat harap tentang, pasti Pertamina Patra Niaga ini sudah bergerak cepat (menjaga) suplai dan suplai BBM dinaikkan menjadi 120-125%,” ujarnya.
Wahyudi menuturkan, sepanjang hari Jumat dan Sabtu, BPH Migas bersama PPN juga telah melakukan pemantauan langsung ke sejumlah wilayah yang mengalami antrean di SPBU.
Wahyudi menambahkan, antrean panjang yang sempat terjadi di Binjay saat ini sudah mulai terurai. Meski demikian, penguatan distribusi terus dilakukan hingga pasokan benar-benar stabil.
“Kami tadi pagi juga berkunjung di Binjai yang menjadi topik di media sosial, antrean sebelumnya mencapai 1 kilometer lebih, tadi pagi sudah tidak ada antrean. Artinya, pengiriman BBM dari Pertamina Patra Niaga ini sudah mulai kuat dan masyarakat dilayani dengan kondisi normal,” tutur Wahyudi.
Sementara itu, Executive General Manager Regional Sumatera Bagian Utara Pertamina Patra Niaga, Sunardi menyampaikan, percepatan distribusi telah dilakukan sejak Kamis (16/7/2026) malam.
Untuk mempercepat pemulihan stok, penyaluran BBM ke SPBU ditingkatkan dari sebelumnya 112% menjadi di atas 120% dari target harian. Menurut Sunardi, penguatan armada distribusi juga terus dilakukan agar pasokan tetap terjaga dan antrean serupa tidak kembali terjadi.
“Ke depan, kami berharap ini sudah bisa berangsur normal, dan kami melakukan penguatan untuk armada-armada suplai ke SPBU-SPBU jangan sampai paska antrean yang kemarin berulang kembali. Ini penguatan yang perlu kita lakukan secara konkret untuk bagaimana menjaga kontinuitas suplai kita kepada SPBU-SPBU,” ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








