KKP Pamerkan KNMP Lateng ke Delegasi ASEAN-ID Blue

AKURAT.CO Kementerian Kelautan dan Perikanan memamerkan keberhasilan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Lateng, Banyuwangi ke delegasi ASEAN-ID Blue.
Program KNMP merupakan turunan dari kebijakan Ekonomi Biru sektor kelautan perikanan yang selama ini digaungkan pemerintah Indonesia pada forum-forum internasional.
Kunjungan delegasi ASEAN-ID Blue ke KNMP Lateng pada 17-18 Juli lalu merupakan rangkaian forum yang digelar Kementerian Luar Negeri bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, serta Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Selandia Baru.
Forum tersebut mengusung tema Community-Led Blue Economy: Advancing Coastal Conservation, Sustainable Livelihoods and Tourism Cooperation.
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Erwin Dwiyana mengatakan KNMP Lateng dipilih bukan tanpa alasan.
Baca Juga: KKP Jembatani Hasil Produk KNMP dan Budidaya Tematik Bantul Masuk ke SPPG hingga Ritel Modern
KNMP ini menjadi tempat kunjungan karena di lokasi ini tergambar rantai nilai perikanan, kegiatan ekonomi berbasis koperasi, pengembangan UMKM, kewirausahaan kuliner, dan partisipasi masyarakat dalam mendukung peningkatan mata pencaharian dan penciptaan nilai lokal.
"KNMP Lateng merupakan salah satu program prioritas nasional Presiden, yang bertujuan untuk memperkuat komunitas pesisir melalui pembangunan ekonomi berbasis perikanan," kata Erwin melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (24/7/2026).
Direktur Pemberdayaan Usaha Ditjen PDSPKP, Ali Rahmat Iman Santoso menjabarkan, pembangunan KNMP bertujuan untuk meningkatakan ekonomi nelayan melalui penguatan kapasitas dalam mengelola usaha perikanan secara lebih professional sehingga dapat meningkatkan nilai tambah dan daya saing.
Dikatakannya, KNMP Lateng berbeda dengan lainnya karena mengedepankan sentra kuliner dengan konsep bangunan ikonik.
"Konsepnya mengadopsi arsitektur rumah adat suku Osing untuk menarik wisatawan dan ini yang membuat KNMP Lateng berbeda," jelas Ali.
Selama kunjungan tersebut, Ali mengajak para peserta ASEAN-ID Blue berkeliling melihat fasilitas yang ada di KNMP Lateng seperti kios perbekalan, bale nelayan, pabrik es, mobil berpendingin, dan sentra kuliner.
Selain itu, para peserta juga berkesempatan melihat pameran produk hasil dari Unit Pengolahan Ikan skala Besar dan UKM Binaan Dinas Perikanan Kabupaten Banyuwangi.
"Kami berharap para peserta terkesan dengan implementasi ekonomi biru di KNMP Lateng sekaligus mengingat produk khas daerah tersebut. Dengan begitu, tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan dapat tercapai," ujar Ali.
Sebagai informasi, ASEAN-ID Blue merupakan wadah pembelajaran dan pertukaran pengalaman yang menggabungkan policy dialogue, site visit, dan pelibatan para pemangku kepentingan.
Kegiatan ini bertujuan membumikan ASEAN dengan menampilkan praktik baik mengenai konservasi pesisir, penghidupan berkelanjutan, dan pariwisata berbasis masyarakat sebagai implementasi ASEAN Blue Economy Framework dan ASEAN Outlook on the Indo-Pacific (AOIP).
Kegiatan yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu diharapkan dapat memperkuat pertukaran antara ASEAN, negara peserta East Asia Summit (EAS) dan anggota Pacific Island Forum (PIF).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









