Akurat Logo

BEC Kebut Proyek Coal to Methanol, Target Commissioning 2029

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 30 Juli 2026, 16:27 WIB
BEC Kebut Proyek Coal to Methanol, Target Commissioning 2029
Presiden Direktur BEC, Rio Supin

AKURAT.CO PT Bumi Etam Chemical (BEC) menargetkan proyek gasifikasi batu bara menjadi metanol di Kutai Timur, Kalimantan Timur, mulai memasuki tahap commissioning pada 2029.

Presiden Direktur BEC, Rio Supin mengatakan, saat ini pekerjaan lapangan sebenarnya telah berjalan. Sebab, persiapan proyek tersebut telah dimulai sejak 2020 ketika proyek masih dikembangkan bersama Air Products.

Namun, Rio menjelaskan bahwa pekerjaan sempat dihentikan setelah proyek tersebut batal dilanjutkan.

"jadi kan gini, sebenarnya kalau pekerjaan lapangan sudah mulai. Jadi di video tadi yang gambar tanah itu real di lapangan. Tanah itu sebenarnya sudah kita kasihkan dari tahun 2020,” kata Rio selepas acara penandatanganan FEED dan EPCC di Jakarta, dikutip Kamis (30/7/2026).

Baca Juga: BEC Optimistis Proyek Coal-to-Metanol Dongkrak Nilai Tambah Batu Bara

Rio menjelaskan, setelah proyek Air Products tidak berlanjut, aktivitas di lapangan sempat dihentikan. Perseroan kemudian kembali melanjutkan pengembangan proyek pada 2025.

Meski demikian, Rio belum mengungkapkan jadwal pasti pelaksanaan groundbreaking. Menurutnya, perusahaan masih menyusun jadwal pelaksanaan dan akan mengumumkannya setelah seluruh persiapan dinilai matang. "Groundbreaking nanti kita lihat. Kapan kita ready, kita harus cepat," ujarnya.

Rio menambahkan, percepatan pengembangan proyek dilakukan agar target pemerintah dapat tercapai. Sesuai rencana, fasilitas gasifikasi batu bara tersebut diharapkan mulai memasuki tahap commissioning pada 2029.

"Karena ditargetkan oleh pemerintah lah ya. Itu 2029 diharapkan sudah mulai commissioning. Nanti mungkin dikasih tau sebentar lagi,” ucap Rio.

Diberitakan sebelumnya, PT Bumi Etam Chemical (BEC) bersama PT Istana Karang Laut (IKL) dan China National Chemical Engineering Co., Ltd. (CNCEC) menandatangani kontrak Front-End Engineering Design (FEED).

Kemudian Engineering, Procurement, Construction, and Commissioning (EPCC) Framework Agreement untuk pengembangan Proyek Strategis Nasional (PSN) Gasifikasi Batu Bara (Coal to Methanol) di Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Kesepakatan ini menandai dimulainya tahap rekayasa dasar (FEED) sekaligus penyusunan kerangka pelaksanaan EPCC sebagai fondasi menuju fase konstruksi fasilitas produksi metanol dari batu bara.

Proyek ini ditargetkan dapat memproduksi metanol sebesar 2 juta ton per tahun dan dalam jangka panjang kapasitas produksi direncanakan meningkat secara bertahap hingga mencapai 3,6 juta ton per tahun.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.