Bahlil Ungkap Groundbreaking PLTS 100 GW Tahap 1 Segera Digelar

AKURAT.CO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan pemerintah tengah menyiapkan pelaksanaan groundbreaking tahap pertama proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas total 100 gigawatt (GW).
Saat ini, Kementerian ESDM masih mengupayakan penjadwalan dengan Presiden Prabowo Subianto agar peresmian proyek tersebut dapat segera dilaksanakan.
"Nanti saya lagi usahakan meminta jadwal Bapak Presiden untuk kita peresmian tahap pertama terhadap PLTS 100 gigawatt tahap pertama," kata Bahlil di Kementerian ESDM, dikutip Selasa (4/8/2026).
Baca Juga: Kementerian ESDM: PLTS Morowali Berpotensi Perkuat Pasokan Listrik Industri Sulawesi
Bahlil menjelaskan, pengembangan PLTS 100 GW akan dilakukan secara bertahap berdasarkan masterplan yang telah disusun pemerintah.
Menurut Bahlil, Bali menjadi salah satu lokasi yang dipertimbangkan untuk pelaksanaan groundbreaking tahap pertama proyek PLTS tersebut. "Kan kita buat masterplan dengan perencanaan. Mungkin kita akan buat di Bali,” ujarnya.
Ditemui secara terpisah, Plt Dirjen Ketenagalistrikan, Tri Winarno menyampaikan bahwa proyek PLTS 100 GW sudah masuk dalam revisi Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) terbaru yang disusun pemerintah bersama dengan PT PLN (Persero). "100 GW sudah masuk (revisi RUPTL), peak loh ya, 100 GWp," tutur Tri.
Diberitakan sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah menyusun rencana besar untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) sebagai bagian dari transisi menuju energi baru dan terbarukan (EBT).
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan rencana ini merupakan arahan dari Presiden Prabowo Subianto untuk membangun kapasitas PLTS sebesar 100 gigawatt (GW) dalam beberapa tahun ke depan.
“Sekarang adalah arahan Bapak Presiden Prabowo kita harus membangun listrik energi terbarukan dari tenaga matahari. Ke depan akan kita bangun kurang lebih sekitar 100 gigawatt (GW),” kata Bahlil di Jakarta, Selasa (5/8/2025).
Bahlil menyampaikan bahwa proyek PLTS ini akan difokuskan untuk melistriki desa-desa dan kampung-kampung di seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya memperluas akses listrik dan mengurangi ketimpangan energi nasional.
“Dan ini akan mendorong untuk bagaimana ketersediaan listrik bagi koperasi merah putih,” tambahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









